BANYU POS JAKARTA. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) baru-baru ini mengumumkan langkah strategis penting melalui pendirian anak perusahaan baru yang akan berkonsentrasi pada sektor angkutan laut.
Dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), terungkap bahwa entitas baru tersebut bernama PT Banawa Rezeki Optima (BRO). RAJA secara mayoritas menguasai 99,99% kepemilikan saham pada BRO, yang setara dengan investasi sebesar Rp 57,75 miliar. Pendirian BRO secara sah ditandai dengan Akta Pendirian Nomor 17 pada 30 Oktober 2025, dan telah memperoleh pengesahan resmi dari Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan Nomor AHU-0097493.AH.01.01.TAHUN 2025 yang diterbitkan pada 12 November 2025.
Ruang lingkup kegiatan usaha BRO mencakup aktivitas konsultasi manajemen serta fungsi sebagai perusahaan holding. Namun, penekanan utama operasionalnya adalah pada kegiatan usaha angkutan laut, melayani baik pasar domestik maupun rute luar negeri.
Rukun Raharja (RAJA) Siapkan Subholding Bisnis Midstream, Kapan IPO?
Pembentukan BRO ini bukan sekadar penambahan entitas, melainkan sebuah langkah strategis krusial bagi RAJA. Ini sejalan dengan upaya ekspansi kegiatan usaha dan rencana pengembangan usaha jangka panjang perusahaan, yang bertujuan untuk memperkuat diversifikasi portofolio bisnis.
Corporate Secretary RAJA, Yuni Pattinasarani, dalam keterbukaan informasi pada Selasa (18/11/2025), menjelaskan, “Pembentukan entitas ini diharapkan mampu memperkuat posisi perusahaan dalam industri serta membuka peluang pertumbuhan usaha yang signifikan di masa mendatang.” Pernyataan ini menegaskan optimisme manajemen terhadap inisiatif baru tersebut.
Meskipun pada saat ini pendirian BRO tidak diperkirakan menimbulkan dampak material terhadap kondisi keuangan RAJA, manajemen memandang ini sebagai inisiatif strategis jangka panjang. RAJA optimis bahwa BRO berpotensi besar untuk memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap kinerja keuangan dan pengembangan usaha perusahaan di periode-periode mendatang, seiring dengan operasional penuh BRO di sektor angkutan laut.




