BEI catat IHSG sudah 22 kali all time high pada 2025, 21 kali di era Purbaya

Hikma Lia

Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, baru-baru ini mengumumkan sebuah capaian luar biasa yang diraih oleh Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sepanjang tahun 2025, IHSG telah berhasil mencetak rekor nilai tertinggi sepanjang masa atau All Time High (ATH) sebanyak 22 kali. Dari total rekor tersebut, angka mencengangkan menunjukkan bahwa 21 di antaranya terjadi selama periode Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menjabat.

Advertisements

Pernyataan tersebut disampaikan Iman dalam rapat kerja Komisi XI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Rabu (3/12). Ia menekankan betapa signifikan dampak persepsi investor terhadap ekonomi nasional. “Indeks kita ternyata mencapai rekor high sepanjang 2025 itu 22 kali. Tapi yang menarik 21 kalinya zaman menteri keuangan baru pak. Jadi bisa kita bayangkan dampak daripada persepsi investor terhadap ekonomi kita ini,” ujar Iman, menggarisbawahi kepercayaan pasar yang tumbuh.

Capaian impresif ini sontak menarik perhatian Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, yang kemudian meminta penegasan. “Penegasan ini pak, 22 kali memecahkan rekor?” tanyanya. Dengan keyakinan, Iman menjawab, “Iya pak.” Misbakhun pun merespons dengan penuh kekaguman, “Zaman Pak Purbaya. Waduh luar biasa ini,” mencerminkan pengakuan atas kinerja positif di pasar saham.

Iman Rachman kemudian menerangkan lebih lanjut dengan perbandingan yang jelas. Dari total 22 rekor tertinggi IHSG sepanjang 2025, hanya satu rekor yang tercapai ketika Sri Mulyani masih menduduki posisi Menteri Keuangan. Iman secara spesifik menyoroti momen penting ketika IHSG untuk pertama kalinya berhasil menembus level psikologis 8.000 di masa kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa. Sejak titik tersebut, Indeks Harga Saham Gabungan menunjukkan pertumbuhan yang konsisten, terus merangkak naik dan bahkan telah mencapai 8.600. Ia menjelaskan, “1 kalinya di Bu Sri Mulyani satu kalinya, Pak Purbaya tembus 8.000 zaman beliau pak. Jadi kalau kita bicara 8.000 and then setiap dua bulan ini naik terus pak sampai kemarin 8.600.”

Advertisements

Also Read

Tags