Zheng Yuan perbesar porsi saham Bahtera Bumi (PGJO)

Hikma Lia

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perhatian pasar kini tertuju pada saham PT Bahtera Bumi Raya Tbk (PGJO) menyusul langkah strategis yang dilakukan oleh pemegang saham pengendalinya, Batu Investasi Indonesia (Zheng Yuan Investment Pte Ltd). Porsi kepemilikan Batu Investasi Indonesia meningkat signifikan dari 61,96% menjadi 82,30%, sebuah aksi yang kerap diinterpretasikan sebagai sinyal positif.

Advertisements

Kendati demikian, para analis pasar berpandangan bahwa sinyal positif dari penambahan kepemilikan ini masih membutuhkan konfirmasi lebih lanjut melalui serangkaian tindak lanjut korporasi di masa depan. Hal ini penting untuk memastikan apakah perubahan struktur kepemilikan tersebut akan berdampak nyata pada kinerja perusahaan.

Menurut Investment Analyst Edvisor.id, Indy Naila, penambahan kepemilikan oleh pengendali pada umumnya dapat diartikan sebagai indikator positif untuk prospek jangka panjang perusahaan. Namun, untuk kasus PGJO, tantangannya terletak pada kondisi fundamental perusahaan yang dinilai belum sepenuhnya solid. Profitabilitas PGJO masih cenderung tertekan, yang membuat minat investor terhadap saham ini lebih bersifat spekulatif. Oleh karena itu, arah aksi korporasi berikutnya dari PGJO akan menjadi kunci yang perlu dicermati secara seksama oleh investor.

Resmikan Intellectual Property, Era Media Sejahtera (DOOH) Luncurkan Cinemagandena

Advertisements

Indy melanjutkan, penguatan kepemilikan ini berpotensi menjadi langkah awal menuju strategi pemulihan kinerja keuangan perusahaan. Ini bisa mencakup potensi restrukturisasi, perbaikan operasional, atau bahkan rencana ekspansi yang ambisius. Sentimen positif terhadap saham PGJO dapat menguat secara signifikan jika pengendali memiliki agenda yang jelas dan terarah untuk meningkatkan kinerja perusahaan di masa depan. Ia menegaskan, “Aksi ini dinilai positif apabila bertujuan mendorong perbaikan kinerja PGJO ke depan.”

Mengingat kondisi tersebut, Indy menyarankan investor untuk tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan. Saham PGJO, menurutnya, lebih cocok bagi investor dengan profil risiko tinggi yang siap menunggu kejelasan mengenai rencana korporasi berikutnya. Faktor fundamental, terutama berkaitan dengan profitabilitas dan kapasitas ekspansi perusahaan, akan menjadi penentu utama pergerakan harga saham PGJO di masa mendatang.

Pada perdagangan Selasa (9/12/2025), saham PGJO ditutup melemah 3,30% atau turun 35 poin, berada pada level Rp1.025 per saham. Pergerakan ini mencerminkan dinamika pasar yang masih menanti kejelasan langkah strategis PGJO selanjutnya.

Advertisements

Also Read

Tags