Prediksi IHSG dan rekomendasi saham untuk Selasa (13/1/2026)

Hikma Lia

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan dengan performa lesu, menutup perdagangan Senin (12/1/2026) dengan penurunan signifikan. Tekanan jual yang kuat di pasar menyeret IHSG ambles 0,58%, mencapai level 8.884,72.

Advertisements

Menurut Herditya Wicaksana, Equity Analyst dari MNC Sekuritas, pelemahan IHSG utamanya dipicu oleh kinerja negatif saham-saham di sektor energi dan infrastruktur. Sektor-sektor ini menjadi penekan utama pergerakan indeks.

Herditya menjelaskan kepada Kontan pada Senin (12/1/2026) bahwa peningkatan tekanan jual telah menekan laju IHSG, dengan sektor energi dan infrastruktur bertindak sebagai pemberat utama. Selain itu, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS turut memperkeruh sentimen pasar. Kondisi ini menciptakan sentimen ‘risk-off’ tambahan di pasar saham domestik, mendorong investor untuk menghindari aset berisiko.

IHSG Berpeluang Rebound Terbatas pada Selasa (13/1), Ini Saham Rekomendasi Analis

Advertisements

Meskipun demikian, dari perspektif teknikal, Herditya melihat adanya peluang bagi IHSG untuk mencatat technical rebound pada perdagangan Selasa (13/1/2026). Ia memproyeksikan IHSG berpotensi menguat secara terbatas, dengan level support kritis berada di 8.839 dan level resistance di 8.916. “Selama IHSG mampu bertahan di atas level support tersebut, prospek untuk pemulihan masih terbuka, meskipun penguatan yang terjadi diperkirakan akan cenderung terbatas,” tegasnya.

Pergerakan pasar saham juga akan dipengaruhi oleh penantian terhadap rilis dua data ekonomi makro penting. Malam ini, perhatian tertuju pada data inflasi Amerika Serikat yang diperkirakan akan menunjukkan perlambatan. Selanjutnya, data neraca dagang China yang akan diumumkan besok juga berpotensi besar menggerakkan sentimen investor di kawasan regional.

Di tengah volatilitas pasar, Herditya merekomendasikan tiga saham pilihan jangka pendek yang dinilai memiliki potensi penguatan, asalkan IHSG mampu mempertahankan stabilitas pergerakannya. Saham ASII dipandang menarik selama bergerak dalam rentang Rp7.100-Rp7.225. Kemudian, INKP berpeluang menguji area Rp10.225-Rp10.525. Sementara itu, HRUM diperkirakan memiliki momentum penguatan dalam kisaran Rp1.215-Rp1.285.

IHSG Berpeluang Lanjut Terkoreksi pada Selasa (13/1), Ini Rekomendasi Sahamnya

Advertisements

Also Read

Tags