IHSG berpeluang menguat terbatas pada Selasa (20/1), ini rekomendasi analis

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Senin (19/1/2026) dengan kinerja cemerlang, ditutup menguat 0,64% ke level 9.133,87. Pencapaian ini sekaligus menandai rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) terbaru bagi pasar saham domestik.

Advertisements

Kenaikan impresif IHSG ini terwujud di tengah kondisi eksternal yang kurang kondusif, di mana nilai tukar rupiah terpantau melemah hingga mendekati Rp16.900 per dolar AS. Selain itu, mayoritas bursa global juga bergerak bervariasi dengan kecenderungan melemah. Sepanjang sesi perdagangan, IHSG memang sempat menunjukkan volatilitas, namun kekuatan pembelian yang dominan berhasil mengatasi tekanan jual yang ada.

Reza Diofanda, seorang Analis Teknikal dari BRI Danareksa Sekuritas, menyoroti fenomena ini. Menurutnya, ketangguhan IHSG di tengah gempuran tekanan eksternal jelas mengindikasikan kokohnya sentimen domestik. “Meski rupiah tertekan dan ketidakpastian global masih tinggi, minat beli domestik tetap solid. Ini menjadi faktor utama mengapa IHSG mampu mencetak higher high,” jelas Reza kepada Kontan, Senin (19/1/2026).

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat pada Selasa (20/1), Ini Rekomendasi Analis

Advertisements

Untuk perdagangan Selasa (20/1/2026), Reza memperkirakan bahwa IHSG masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan, meskipun dalam skala yang terbatas. Dia menyoroti level resistance terdekat di angka 9.150, sementara level support krusial dipertahankan di area 9.100.

Lebih lanjut, Reza menilai bahwa para pelaku pasar cenderung bersikap hati-hati menjelang pelaksanaan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia. RDG tersebut diproyeksikan akan mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75%. “Katalis domestik memang masih menjadi penopang kinerja IHSG, namun ruang penguatan yang signifikan akan relatif terbatas selama stabilitas rupiah belum tercapai,” tambahnya.

Terkait prospek investasi jangka pendek, Reza merekomendasikan beberapa saham yang patut dicermati. Dia menyarankan untuk mencermati saham RAJA pada area beli Rp6.600-Rp6.700 dengan potensi target harga di Rp7.100-Rp7.150. Selain itu, MHKI juga menarik di rentang Rp280-Rp284 dengan target Rp294-Rp300. Terakhir, PIPA direkomendasikan untuk strategi buy on breakout di level Rp318, dengan potensi target harga antara Rp330-Rp350.

Advertisements

Also Read

Tags