BI jadi referensi dunia, sistem pembayaran digital diakui IsDB

Hikma Lia

Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) berhasil membangun ekosistem pembayaran yang cepat, efisien, dan inklusif. Transformasi digital sistem pembayaran Indonesia kini mendapat pengakuan internasional dan jadi rujukan lembaga keuangan dunia, termasuk dari Islamic Development Bank (IsDB).

Advertisements

Hal ini terungkap dalam forum “IsDB Townhall Strategic Lecture on Digital Transformation” di Jeddah, Arab Saudi. Gubernur BI, Perry Warjiyo, hadir di hadapan perwakilan 56 negara anggota IsDB dan memaparkan kunci keberhasilan transformasi digital di Indonesia.

“Keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga oleh tata kelola yang kuat, sinergi lintas sektor, inovasi berkelanjutan, serta kepemimpinan yang solid di seluruh tingkatan organisasi,” ujar Perry dalam keterangan tertulis, Jumat (20/2/2026).

1. Sistem pembayaran Indonesia alami perubahan signifikan

Advertisements

Perry menjelaskan, melalui implementasi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI), sistem pembayaran di Indonesia mengalami perubahan signifikan. Penguatan QRIS, BI-FAST, serta konektivitas pembayaran lintas batas mendorong transaksi lebih cepat, efisien, dan memperluas akses keuangan masyarakat.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus bergerak menuju Integrated Digital Central Bank dengan memanfaatkan data dan Artificial Intelligence, digitalisasi pengambilan keputusan, serta penguatan tata kelola dan budaya kerja digital guna menghasilkan kebijakan yang lebih responsif dan operasional yang semakin efisien,” kata Perry.

Perry berharap pengalaman transformasi digital BI, termasuk pengembangan QRIS dan BI-FAST, bisa menjadi referensi bagi negara anggota IsDB memperkuat proses dan organisasi yang lebih agile.

Sistem Pembayaran Digital Pakai QRIS Resmi Hadir di Jepang 2. Pertemuan bilateral dengan Presiden IsDB

Rangkaian kegiatan di Jeddah diawali pertemuan bilateral antara Gubernur Perry, selaku Alternate Governor IsDB dari Indonesia, dengan Presiden IsDB. Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia sebagai mitra strategis IsDB, termasuk melalui peran Indonesia sebagai pemegang investasi sukuk IsDB dan kontributor modal terbesar.

Kerja sama ini akan diperkuat melalui kolaborasi lebih konkret dalam mendorong transformasi digital dan pembangunan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bersama bagi seluruh negara anggota.

3. IsDB komitmen perluas kerja sama di berbagai bidang

Presiden IsDB, H.E. Dr. Muhammad Sulaiman Al Jasser, memberikan apresiasi atas kepemimpinan Indonesia, khususnya BI, dalam memperkuat ekonomi dan keuangan syariah global. Apresiasi tersebut tercermin dalam pengembangan berbagai proyek prioritas IsDB di Indonesia, khususnya di sektor kesehatan.

IsDB menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang dan mendukung pengembangan konektivitas sistem pembayaran yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan.

Siapa Penemu QRIS? Fasilitas Pembayaran Digital di Indonesia

Advertisements

Also Read

Tags