Rupiah spot ditutup menguat 0,24% ke Rp 16.759 per dolar AS pada Kamis (26/2/2026)

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. Pada penutupan perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, nilai tukar Rupiah spot menunjukkan kinerja positif dengan menguat 0,24% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah ditutup pada level Rp 16.759 per dolar AS, membaik signifikan dari posisi penutupan sehari sebelumnya yang berada di Rp 16.800 per dolar AS.

Advertisements

Kecenderungan penguatan Rupiah ini selaras dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia lainnya pada sore hari yang sama, di mana sebagian besar juga menunjukkan apresiasi terhadap dolar AS. Yuan China memimpin penguatan dengan melonjak 0,34%, disusul oleh dolar Taiwan yang naik 0,27%. Menariknya, Rupiah sendiri tercatat menguat 0,25% di antara deretan mata uang ini. Selanjutnya, yen Jepang menguat 0,21%, ringgit Malaysia 0,18%, rupee India 0,08%, dolar Singapura 0,05%, dan baht Thailand 0,01% terhadap dolar AS.

Namun, tidak semua mata uang Asia mampu mempertahankan momentum positifnya. Beberapa di antaranya justru mencatatkan pelemahan terhadap dolar AS pada sore hari tersebut. Peso Filipina melemah 0,19%, disusul oleh won Korea yang turun 0,09%, serta dolar Hong Kong dengan pelemahan tipis 0,03%.

Beri Pinjaman ke Anak Usaha, RMK Energy (RMKE) Siap Terbitkan Obligasi Rp 600 Miliar

Advertisements

Pergerakan mata uang Asia yang bervariasi ini juga tercermin dari kondisi indeks dolar global. Indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia, berada di level 97,61. Angka ini menunjukkan penurunan dari posisi 97,70 pada hari sebelumnya, mengindikasikan adanya tekanan jual terhadap dolar AS di pasar global.

Advertisements

Also Read

Tags