BANYU POS PEKANBARU — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam melayani masyarakat dengan meluncurkan kegiatan Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah IdulFitri (SERAMBI) 2026. Program ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang pecahan baru menjelang Lebaran 2026, memastikan kelancaran transaksi finansial di momen istimewa tersebut.
Untuk mendukung inisiatif ini, Bank Indonesia Riau telah menyiapkan alokasi dana yang signifikan, mencapai sekitar Rp4,3 triliun. Dana tersebut akan disalurkan kepada perbankan serta dialokasikan langsung untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Ramadan hingga perayaan Idulfitri, menjamin ketersediaan uang tunai yang memadai.
Kepala KPw BI Provinsi Riau, Panji Achmad, menjelaskan bahwa setiap individu berkesempatan menukarkan uang dengan nominal maksimal Rp5.300.000 per orang. Layanan penukaran uang baru ini mencakup berbagai pecahan, mulai dari Rp100.000 hingga Rp1.000. “Kami melayani masyarakat yang ingin menukar uang pecahan yang mereka inginkan, mulai dari Rp100.000, Rp50.000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000 hingga Rp1.000,” ujar Panji pada Selasa (10/3/2026).
Guna memastikan layanan berjalan tertib dan efisien, masyarakat diwajibkan mendaftar secara daring melalui situs web PINTAR milik Bank Indonesia. Pendaftaran ini bertujuan untuk memperoleh jadwal serta kuota penukaran yang tersedia. Setiap harinya, BI Riau menyediakan kuota hingga 1.000 paket penukaran yang akan diatur berdasarkan identitas kependudukan masing-masing peserta.
Panji Achmad kembali menegaskan kesiapan pihaknya, memberikan jaminan kepada masyarakat. “Jangan khawatir, kami menyiapkan dana yang cukup. Ada sekitar Rp4,3 triliun yang disiapkan untuk perbankan dan juga untuk kebutuhan masyarakat,” tambahnya, menekankan bahwa ketersediaan dana akan mencukupi permintaan yang tinggi.
SERAMBI 2026 tidak hanya berfokus pada layanan penukaran uang. KPw BI Riau berkolaborasi erat dengan 10 perbankan daerah, para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghadirkan serangkaian kegiatan tambahan. Inisiatif ini meliputi pasar murah, bazar UMKM, edukasi program Cinta Bangga Paham Rupiah, layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), hingga layanan perpustakaan Bank Indonesia.
“Kami bekerja sama dengan UMKM dan juga dengan OJK. Jadi ini semacam suatu tempat yang komplit semuanya, sambil menukar uang masyarakat bisa membeli paket sembako dengan harga murah sebagai bagian dari Gerakan Pasar Murah,” jelas Panji, menyoroti pendekatan holistik SERAMBI yang memberikan manfaat ganda bagi pengunjung.
Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Helmi D, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap sinergi yang terjalin antara BI dengan berbagai lembaga dalam kegiatan SERAMBI ini. Menurutnya, program ini memberikan manfaat berlipat ganda bagi masyarakat karena selain memfasilitasi penukaran uang, tersedia pula berbagai layanan lengkap di satu lokasi. “BI memfasilitasi paket belanja yang murah dan saya yakin ini akan sangat membantu masyarakat,” tutur Helmi.
Mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”, Panji Achmad berharap SERAMBI 2026 dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam mempersiapkan segala kebutuhan menjelang Idulfitri, khususnya di 10 hari terakhir Ramadan. “Saya berharap kegiatan ini bisa membantu masyarakat dalam menghadapi Idul Fitri. Setidaknya masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” pungkasnya, mengakhiri wawancara dengan harapan positif terhadap dampak program ini.





