Pemegang saham tambah modal, Bank Sumut janji tingkatkan inovasi

Hikma Lia

BANYU POS – , MEDAN — PT Bank Sumut (Perseroda) menunjukkan optimisme kuat terhadap prospek penguatan fundamental bisnis dan peningkatan daya saingnya di industri perbankan nasional. Optimisme ini berlandaskan pada komitmen penambahan modal dari para pemegang saham yang dijadwalkan untuk tahun buku 2026, yang diharapkan akan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Bank Sumut.

Advertisements

Direktur Utama Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyatakan bahwa dukungan signifikan dari pemegang saham akan menjadi pendorong utama transformasi kinerja Bank Sumut. “Dengan dukungan pemegang saham, kami akan memperkuat penghimpunan dana murah, memperluas inovasi layanan, serta menghadirkan produk yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha di daerah,” ujar Heru pada Senin (6/4/2026). Komitmen ini sejalan dengan kesepakatan penambahan modal dari dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumut.

Tambahan modal ini, lanjut Heru, akan difokuskan untuk memperbesar kapasitas intermediasi Bank Sumut, khususnya dalam pembiayaan sektor-sektor produktif dan mendukung program-program prioritas pemerintah daerah. Langkah strategis ini bertujuan agar Bank Sumut semakin optimal dalam menjalankan perannya sebagai katalis penting bagi pertumbuhan ekonomi regional Sumatera Utara.

Di samping itu, Bank Sumut juga terus berpegang teguh pada prinsip pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan inklusif. Visi ini selaras dengan tujuan Bank Sumut untuk menjadi bank andalan daerah yang tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat luas. Dalam konteks pengembangan produk, Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, sebelumnya juga telah menyampaikan harapan agar Bank Sumut memperluas ragam produknya dan tidak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Advertisements

Heru Mardiansyah menekankan bahwa sinergi erat antara manajemen dan seluruh pemegang saham merupakan kunci vital dalam mencapai target penguatan modal inti sesuai ketentuan regulator, dan tentu saja, tepat waktu. Ia menambahkan bahwa hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Sumut Tahun Buku 2025, yang diselenggarakan pada Senin (6/4/2025), menandai titik balik penting. RUPS ini menjadi fondasi kuat untuk memperkuat fundamental bisnis perbankan Bank Sumut dan sekaligus meningkatkan daya saingnya di kancah industri perbankan nasional. “Ini menjadi fondasi penting bagi Bank Sumut untuk melangkah lebih agresif, adaptif, dan kompetitif ke depan,” tegas Heru.

Dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 tersebut, para pemegang saham PT Bank Sumut (Perseroda) secara bulat menyetujui penambahan modal demi mendukung pencapaian kategori Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) II. Kategori ini mensyaratkan bank memiliki modal inti minimal Rp6 triliun. Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menjelaskan bahwa skema penambahan modal tersebut berasal dari penyisihan dividen tunai yang dibagikan Bank Sumut kepada para pemegang saham, dengan besaran 15% dari total dividen. “Jadi, dari dividen yang dibagikan, sebanyak 15% nya dikembalikan atau disetorkan kembali sebagai modal,” pungkas Bobby Nasution.

Advertisements

Also Read