IHSG berpotensi lanjut menguat, simak rekomendasi saham pilihan hari ini

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan meneruskan tren penguatan pada perdagangan Rabu (15/4/2026). Proyeksi positif ini muncul setelah IHSG menutup sesi sebelumnya, Selasa (14/4/2026), dengan kenaikan signifikan sebesar 2,34% ke level 7.675,95, sebuah refleksi dari optimisme pasar yang mulai bangkit.

Advertisements

Kinerja impresif IHSG ini selaras dengan pergerakan mayoritas bursa saham utama di Asia yang juga membukukan keuntungan. Indeks Hang Seng di Hong Kong tercatat menguat 0,82%, sementara indeks Nikkei 225 Jepang melesat 2,43%. Kondisi ini mengindikasikan adanya sentimen positif yang merata dan kuat di seluruh kawasan, memberikan dorongan tambahan bagi pasar modal domestik.

Mengulas prospek lebih lanjut, VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas, Oktavianus Audi, memproyeksikan IHSG akan cenderung bergerak menguat pada perdagangan hari ini. Menurut analisisnya, rentang dukungan (support) IHSG berada di level 7.577, sedangkan level resistansinya (resistance) diperkirakan di 7.800.

“Secara teknikal, indikator MACD menunjukkan tren yang menguat. Selain itu, kenaikan volume transaksi di atas rerata 20 hari terakhir turut menjadi pendorong utama penguatan ini,” jelas Audi kepada Kontan pada Selasa (14/4/2026), menggarisbawahi fondasi teknikal yang kokoh untuk pergerakan IHSG.

Advertisements

Dari kacamata global, Audi menyoroti perhatian pasar yang masih tertuju pada dinamika negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran. Sentimen pasar saat ini terpantau cenderung positif, dipicu oleh harapan akan berlanjutnya gencatan senjata dalam jangka panjang, yang berpotensi meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan memengaruhi stabilitas pasar global.

Dampak dari situasi geopolitik yang membaik tersebut, menurut Audi, adalah normalisasi harga minyak mentah setelah sebelumnya mengalami kenaikan yang signifikan. Stabilitas harga komoditas ini tentu memberikan angin segar bagi ekonomi global, termasuk pasar saham Indonesia.

Kendati demikian, para investor juga perlu mencermati faktor nilai tukar rupiah yang masih menjadi perhatian. Pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berpotensi memberikan tekanan substansial bagi emiten-emiten yang sangat bergantung pada impor bahan baku atau memiliki beban utang dalam denominasi dolar AS, yang dapat menggerus profitabilitas mereka.

Untuk strategi perdagangan pada Rabu (15/4/2026), Kiwoom Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham pilihan. Investor disarankan untuk mencermati peluang speculative buy pada saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dengan level support di Rp 4.620 dan resistance di Rp 4.900.

Selain itu, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) juga direkomendasikan untuk trading buy. Saham emiten tambang ini diperkirakan memiliki area support di Rp 3.680 dan resistance di Rp 4.330, menawarkan potensi keuntungan jangka pendek bagi para trader.

Secara keseluruhan, dengan kombinasi sentimen global yang mulai kondusif dan dukungan teknikal yang positif, IHSG memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren penguatan dalam jangka pendek. Namun, para pelaku pasar tetap harus mewaspadai risiko eksternal yang membayangi, seperti fluktuasi nilai tukar rupiah dan perkembangan dinamika geopolitik yang tidak terduga.

Advertisements

Also Read

Tags