Jakarta, IDN Times – Perdagangan pasar modal Indonesia sepanjang pekan ini menunjukkan performa yang menggembirakan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan rapor positif, seiring dengan peningkatan signifikan pada kapitalisasi pasar saham.
Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Nurahmad, dalam keterangannya yang dikutip pada Sabtu (9/5/2026), mengungkapkan bahwa data perdagangan saham di BEI selama periode 4—8 Mei 2026 ditutup dengan hasil yang optimis. “IHSG selama sepekan mengalami peningkatan sebesar 0,18 persen, dan ditutup pada level 6.969,396 dari 6.956,804 pada pekan lalu,” jelas Kautsar.
1. Kapitalisasi pasar meningkat

Kinerja positif IHSG sepanjang pekan ini secara langsung mendorong pertumbuhan kapitalisasi pasar saham di BEI. Angka ini tercatat mengalami kenaikan tipis sebesar 0,19 persen, mencapai Rp12.406 triliun, meningkat dari Rp12.382 triliun pada pekan sebelumnya.
2. Peningkatan tertinggi pada rata-rata volume transaksi harian

Laju pertumbuhan paling mencolok terjadi pada rata-rata volume transaksi harian BEI pekan ini. Angkanya melesat 23,57 persen, mencapai 45,86 miliar lembar saham, dibandingkan 37,11 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Sejalan dengan itu, rata-rata nilai transaksi harian juga menanjak tajam 26,14 persen, mencapai Rp23,06 triliun dari Rp18,27 triliun di pekan lalu. Frekuensi transaksi harian pun tak ketinggalan, tumbuh 9 persen menjadi 2,55 juta kali transaksi dari 2,34 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
3. Investor asing catat jual bersih sebesar Rp37,61 triliun

Di sisi lain, aktivitas investor asing menunjukkan dinamika menarik. Pada penutupan perdagangan Jumat (8/5), mereka mencatatkan nilai beli bersih yang substansial sebesar Rp11,42 triliun. Namun, akumulasi sepanjang tahun ini masih menunjukkan posisi jual bersih, meski angkanya telah turun menjadi Rp37,61 triliun, lebih rendah dibandingkan Rp49,87 triliun pada pekan sebelumnya.




