Rupiah spot ditutup melemah 0,39% ke Rp 17.597 per dolar AS pada Jumat (15/5)

Hikma Lia

Nilai tukar Rupiah mencatatkan rekor terendah dalam sejarah pada penutupan perdagangan Jumat (15/5/2026). Di pasar spot, Rupiah ditutup pada posisi Rp 17.597 per dolar Amerika Serikat (AS), terjun 0,39% dibandingkan hari sebelumnya yang berada di level Rp 17.529 per dolar AS. Pelemahan signifikan ini menandai momen krusial bagi mata uang Garuda, mencapai level penutupan yang belum pernah terjadi sebelumnya sepanjang sejarah.

Advertisements

Kondisi Rupiah ini tidak berdiri sendiri, melainkan mencerminkan tren yang terjadi di sebagian besar kawasan Asia. Sore ini, mayoritas mata uang di Asia menunjukkan performa serupa, yaitu tertekan di hadapan dolar AS yang perkasa. Baht Thailand mengalami pelemahan paling tajam sebesar 0,53%, diikuti oleh Ringgit Malaysia yang turun 0,48%, dan Won Korea yang melemah 0,47%. Rupiah sendiri berada di tengah daftar ini dengan pelemahan 0,39%, sementara Yuan China turun 0,25% dan Dolar Singapura melemah 0,24%. Selain itu, Rupee India melemah 0,18%, Peso Filipina dan Dolar Taiwan masing-masing turun 0,13%, serta Yen Jepang yang melemah tipis 0,04% terhadap dolar AS.

Di tengah gelombang pelemahan ini, Dolar Hong Kong tampil sebagai pengecualian. Sebagai satu-satunya mata uang di Asia yang berhasil menguat, Dolar Hong Kong mencatatkan kenaikan tipis 0,05% terhadap dolar AS sore ini. Penguatan dolar AS secara global juga tercermin dari pergerakan indeks dolar, yang mengukur kekuatan dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama dunia. Indeks dolar terpantau naik ke level 99,12, dari posisi 98,81 sehari sebelumnya, mengindikasikan tekanan lebih lanjut terhadap mata uang global termasuk Rupiah.

Perkembangan terkini ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar. Dengan terus dibayangi oleh sentimen geopolitik global yang tidak menentu, para analis memproyeksikan bahwa Rupiah berpotensi menghadapi tekanan lebih lanjut, bahkan berisiko mencapai level Rp 18.000 per dolar AS. Situasi ini menuntut pemantauan cermat terhadap dinamika ekonomi global dan langkah-langkah kebijakan yang akan diambil untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah.

Advertisements

Also Read

Tags