Telkom (TLKM) tetapkan RUPS penentu dividen pada 8 Juni 2026

Hikma Lia

BANYU POS, JAKARTA – Para pemegang saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) patut menantikan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang akan diselenggarakan pada 8 Juni 2026. Agenda penting ini tidak hanya membahas kinerja perusahaan, tetapi juga menyimpan potensi besar bagi pembagian dividen tahun buku 2025, seiring dengan torehan laba bersih perseroan yang mencapai Rp17,81 triliun.

Advertisements

Informasi mengenai pelaksanaan RUPST Telkom ini telah disampaikan secara resmi oleh perseroan melalui keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI). SVP Corporate Secretary TLKM, Jati Widagdo, mengungkapkan bahwa rapat akan dimulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Menariknya, rapat ini akan diselenggarakan secara daring melalui fasilitas electronic general meeting system yang dikelola oleh KSEI, memastikan partisipasi yang lebih luas bagi para pemegang saham.

Total enam mata acara strategis telah disiapkan untuk dibahas dalam RUPST TLKM mendatang. Selain persetujuan laporan tahunan yang menjadi rutinitas, rapat ini juga akan membahas penetapan gaji, honorarium, fasilitas, dan tunjangan untuk tahun buku 2026, serta remunerasi atas kinerja pengurus perseroan untuk tahun buku 2025. Tak kalah penting, agenda ini juga mencakup potensi perubahan struktur pengurus perusahaan, serta pembahasan mendalam terkait penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2025, termasuk di dalamnya usulan pembagian dividen dan persetujuan pembelian kembali saham (buyback).

“Perusahaan Perseroan [TLKM], dengan ini mengundang para pemegang saham untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Perseroan tahun buku 2025,” demikian pernyataan manajemen dalam pengumuman keterbukaan informasi kepada BEI, yang dikutip pada Minggu (17/5/2026). Undangan ini semakin menarik mengingat kinerja finansial Telkom yang impresif di tahun 2025. Perseroan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp17,8 triliun, dengan net income margin mencapai 12,1%. Bahkan, jika dilihat dari normalized net income, angka tersebut menyentuh Rp22,7 triliun dengan normalized net income margin 15,4%.

Advertisements

Melihat performa keuangan yang solid, prospek dividen Telkom untuk tahun buku 2025 menjadi sorotan utama. Direktur Telkom, Arthur Angelo Syailendra, sebelumnya telah menyampaikan ekspektasi perusahaan. “Kami berharap dividen bisa mencapai yang setidaknya sama dengan dividen yang kami bayarkan untuk tahun buku 2024,” ujar Angelo dalam sesi earning call TLKM pada Selasa (12/5/2026). Harapan ini didasari oleh catatan pembagian dividen TLKM pada tahun buku 2024 yang sangat memuaskan, di mana perseroan membagikan 89% dari laba bersih, dengan total nilai mencapai Rp21,04 triliun atau setara Rp212,46 per saham.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Advertisements

Also Read