Profil Kevin Warsh: Sosok Calon Ketua The Fed Terkaya Berharta Rp3 Triliun

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA — Kevin Warsh resmi memulai masa jabatannya sebagai Ketua The Federal Reserve (The Fed) setelah dilantik pada Jumat (22/5/2026). Ia menggantikan Jerome Powell untuk memimpin bank sentral Amerika Serikat tersebut.

Advertisements

Upacara pelantikan berlangsung khidmat di East Room, Gedung Putih, Washington, D.C. pada Kamis (22/5/2026) waktu setempat. Dalam kesempatan tersebut, Warsh tampil formal mengenakan setelan jas hitam yang dipadukan dengan kemeja putih dan dasi senada. Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Hakim Mahkamah Agung, Clarence Thomas.

Momen bersejarah ini turut disaksikan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Sang istri, Jane Lauder, tampak mendampingi Warsh dengan mengenakan busana berwarna merah yang anggun.

Dalam pidato perdananya usai pelantikan, Warsh menyampaikan komitmennya untuk memimpin The Fed dengan penuh dedikasi. “Tujuan saya sekarang adalah menciptakan lingkungan di mana orang-orang terbaik dapat melakukan pekerjaan terbaik dalam hidup mereka dan menghadapi setiap tantangan dengan semangat tujuan bersama serta pengabdian kepada kepentingan nasional. Singkatnya, untuk keunggulan. Tugas-tugas ini sekarang menjadi tanggung jawab saya,” ungkapnya.

Advertisements

Profil dan Karier Kevin Warsh

Lahir pada 13 April 1970 di Albany, New York, Kevin Warsh tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan dunia bisnis dan media. Sang ayah merupakan seorang pengusaha, sementara ibunya berprofesi sebagai jurnalis. Warsh dikenal memiliki rekam jejak pendidikan yang cemerlang, meraih gelar sarjana kebijakan publik dari Stanford University pada 1992 dan gelar hukum dari Harvard Law School pada 1995. Ia juga memperdalam studi ekonomi di Harvard Business School serta Massachusetts Institute of Technology (MIT).

Karier profesionalnya diawali di sektor keuangan melalui Morgan Stanley pada 1990-an sebelum terjun ke dunia pemerintahan. Di era Presiden George W. Bush, ia menjabat sebagai penasihat ekonomi dan keuangan. Pada 2006, Warsh mencetak sejarah sebagai gubernur termuda The Fed pada usia 35 tahun. Selama masa jabatan tersebut, ia kerap dijuluki sebagai “inflation hawk” karena konsistensinya dalam memprioritaskan pengendalian inflasi dan sikap skeptisnya terhadap kebijakan pelonggaran moneter agresif, seperti quantitative easing.

Peran dalam Krisis Keuangan 2008

Dikutip dari Forbes.com, Warsh memiliki pengalaman krusial saat menangani krisis keuangan global tahun 2008. Ia berperan sebagai komunikator utama yang menjembatani hubungan antara pembuat kebijakan dan pelaku pasar. Selain itu, ia turut berkontribusi dalam penyelamatan perusahaan asuransi AIG dan proses akuisisi Bear Stearns oleh JPMorgan.

Setelah mengakhiri masa tugasnya di The Fed pada 2011, Warsh beralih ke dunia akademik sebagai pengajar di Stanford Graduate School of Business dan peneliti di Hoover Institution.

Kehidupan Pribadi dan Rekor Ketua The Fed Terkaya

Kehidupan pribadi Warsh juga kerap menjadi sorotan. Pada 2022, ia menikah dengan Jane Lauder, cucu dari pendiri jenama kecantikan ternama, Estée Lauder, yang memiliki kekayaan ditaksir mencapai US$2,5 miliar. Ayah mertua Warsh, Ronald Lauder, dikenal memiliki hubungan dekat dengan Presiden Trump dan merupakan donatur kampanye pada 2016.

Berdasarkan data Forbes.com, Kevin Warsh kini memegang predikat sebagai Ketua The Fed terkaya. Laporan keuangan bulan lalu menunjukkan bahwa Warsh memiliki aset investasi senilai US$131 juta hingga US$209 juta. Angka ini melampaui kekayaan yang dilaporkan pendahulunya, Jerome Powell, yang mencapai US$75 juta—nilai yang sebelumnya menjadikan Powell sebagai ketua Fed terkaya sejak 1948.

Sebelum kembali ke pucuk pimpinan The Fed, Warsh sempat bekerja sebagai mitra di Duquesne Family Office, firma investasi yang dikelola oleh Stanley Druckenmiller, sosok manajer hedge fund berpengaruh yang pernah bekerja sama dengan miliarder George Soros.

Ringkasan

Kevin Warsh resmi dilantik menjadi Ketua The Federal Reserve pada 22 Mei 2026 menggantikan Jerome Powell. Ia memiliki latar belakang pendidikan dari Stanford dan Harvard serta pernah menjabat sebagai gubernur termuda The Fed di bawah kepemimpinan George W. Bush. Dikenal sebagai sosok “inflation hawk”, Warsh memiliki pengalaman krusial dalam menangani krisis keuangan global tahun 2008.

Warsh tercatat sebagai Ketua The Fed terkaya dengan nilai aset investasi yang diperkirakan mencapai US$209 juta. Kekayaannya melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Jerome Powell dan dipengaruhi oleh statusnya sebagai suami dari Jane Lauder, ahli waris perusahaan kecantikan Estée Lauder. Sebelum kembali memimpin bank sentral, ia juga memiliki pengalaman profesional di sektor keuangan melalui Morgan Stanley dan Duquesne Family Office.

Advertisements

Also Read