
JAKARTA – PT Vale Indonesia Tbk (INCO) memberikan tanggapan resmi terkait rencana pemerintah dalam menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) mengenai Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam (SDA). Kebijakan ini nantinya akan mengatur aktivitas ekspor sejumlah komoditas SDA melalui satu pintu.
Sekretaris Perusahaan Vale Indonesia, Ranty Astari Rachman, menyatakan bahwa pihak perusahaan memahami langkah pemerintah dalam menyusun regulasi tersebut. Kebijakan ini dinilai sebagai upaya memperkuat tata kelola sektor SDA sekaligus meningkatkan nilai tambah nasional, termasuk yang berkaitan dengan produk paduan besi atau ferro alloy.
Vale Indonesia (INCO) Raih Pendapatan US$ 252,7 Juta pada Kuartal I-2026
Hingga saat ini, manajemen Vale Indonesia mengonfirmasi bahwa tidak ada produk perusahaan yang masuk ke dalam kategori atau terdampak langsung oleh rencana kebijakan tersebut. Meskipun demikian, perusahaan tetap bersikap antisipatif.
“Perusahaan secara aktif terus memantau perkembangan terkait PP Tata Kelola Ekspor Sumber Daya Alam, termasuk setiap peraturan turunannya. Kami akan melakukan kajian mendalam setelah ketentuan tersebut resmi diterbitkan,” ujar Ranty dalam keterbukaan informasi, Jumat (29/5/2026).
Lebih lanjut, Vale Indonesia berkomitmen untuk terus mengevaluasi setiap substansi kebijakan yang muncul di masa depan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan untuk memastikan seluruh kegiatan operasional tetap mematuhi regulasi yang berlaku.
Selain melakukan penyesuaian regulasi, Vale Indonesia juga menegaskan kesiapannya dalam menyusun langkah strategis guna memastikan kepatuhan perusahaan. Hal ini dilakukan demi menjaga keberlangsungan usaha serta stabilitas operasional emiten dalam jangka panjang.
Reformasi Ekspor SDA Berpotensi Menekan Emiten Komoditas, Begini Kata Analis
Ringkasan
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menanggapi rencana pemerintah terkait kebijakan tata kelola ekspor sumber daya alam satu pintu dengan sikap positif dan kooperatif. Manajemen menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada produk perusahaan yang terdampak langsung oleh rencana regulasi tersebut.
Meskipun demikian, Vale Indonesia tetap memantau perkembangan aturan ini secara aktif untuk memastikan kepatuhan operasional perusahaan di masa depan. Pihak perusahaan berkomitmen melakukan kajian mendalam terhadap ketentuan yang akan diterbitkan guna menjaga keberlangsungan usaha dan stabilitas operasional jangka panjang.




