BANYU POS JAKARTA. Bursa Asia mayoritas melemah pada perdagangan pagi ini. Senin (3/8/2026) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 1,9% ke 63.137,02. Berbeda, indeks Hang Seng dibuka menguat 0,4% ke 25.987,31.
Selanjutnya indeks Taiex melemah 0,26% menjadi 43.008,64 dan indeks Kospi anjlok 4,25% ke 6.315,26. Sedangkan indeks ASX 200 turun 0,2% ke 8.958,5.
Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah tipis 0,09% ke 5.623,62 dan FTSE Malay KLCI turun 0,27% menjadi 1.720,21.
Bursa Asia dibuka melemah setelah reli di akhir pekan lalu. Di mana, aksi jual terhadap perusahaan chip kelas berat jadi pemberat.
Trimegah Bangun Persada (NCKL) Raih Pendapatan Rp 17,10 Triliun pada Semester I-2026
Pada sesi ini, bursa saham Korea Selatan anjlok lebih dari 5% dengan saham perusahaan chip melemah tajam. Padahal di sisi lain, Korea Selatan mencetak ekspor yang kuat.
Pada Jumat (31/7/2026), data menunjukkan ekspor Korea Selatan naik 62,8% pada Juli, mengalahkan ekspektasi karena meningkatnya permintaan global untuk semikonduktor dan komputer terkait AI mendorong lonjakan ekspor chip sebesar 179% dan kenaikan penjualan komputer sebesar 404%.
Di antara saham-saham kelas berat dalam indeks, produsen chip Samsung Electronics turun 7,05%, sementara pesaingnya SK Hynix anjlok 7,16%. Saham pembuat baterai LG Energy Solution juga turun 4,27%.
Samsung dan SK Hynix bersama-sama menyumbang lebih dari separuh bobot KOSPI.




