BANYU POS Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 18 Agustus 2026 bergerak variatif di kedua kelompok.
Total nilai transaksi bursa naik menjadi Rp14,8 triliun dari Rp12,4 triliun pada perdagangan sebelumnya.
Investor asing mencatat net beli dari sisi volume (898,7 juta saham), namun net jual dari sisi nilai, Rp355,2 miliar.
Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.
Rasio harga berbanding nilai buku (price to book value/PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.
Rupiah Berpeluang Melemah pada Rabu (19/8), Dipengaruhi Sentimen RDG Bank Indonesia
INKP Melesat, CPIN Jadi Penurun Terbesar Kode Close PER PBV Perubahan BBTN 1.215 3,55 0,45 -0,41% INKP 8.725 3,59 0,37 +2,65% JPFA 2.330 3,76 1,33 +0,43% NCKL 935 5,08 1,35 +1,08% ANTM 3.100 5,47 1,92 +0,98% PGAS 1.515 5,96 0,76 +1,34% BBNI 3.590 6,22 0,82 -1,10% BMRI 4.150 6,37 1,36 -0,48% CPIN 3.010 6,66 1,41 -1,95% INDF 7.350 6,83 0,84 -1,01%
Sumber: Pusat Data Kontan
PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) mencatat kenaikan terbesar di kelompok ini pada perdagangan 18 Agustus, 2,65%.
PT Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) justru jadi penurun terbesar, 1,95%, disusul PT Bank Negara Indonesia (BBNI) yang turun 1,10%.
Kelompok ini terbagi persis lima saham menguat dan lima saham melemah.
Inilah Hasil Review FTSE Russel Agustus 2026 Atas Pasar Saham Indonesia, HSC Disorot
INDY Melesat 5,08%, Kelompok Termahal Bergerak Beragam Kode Close PER PBV Perubahan CUAN 840 140,00 15,27 +1,82% GOTO 50 50,00 1,79 0,00% UNTR 23.325 45,47 0,90 +0,21% INDY 2.690 38,43 0,65 +5,08% BUMI 184 30,67 2,30 +1,66% AMMN 4.250 28,33 3,30 -0,47% MBMA 515 27,11 2,02 -1,90% DEWA 446 26,24 2,24 -0,89% BRPT 1.845 25,27 3,98 -1,34% MDKA 2.880 18,00 4,86 -0,69%
Sumber: Pusat Data Kontan
Wall Street Melemah, Terbebani Aksi Jual Saham Teknologi dan Kenaikan Yield Obligasi
PT Indika Energy (INDY) melesat 5,08% pada perdagangan 18 Agustus, satu-satunya saham di kelompok ini yang naik lebih dari 3%.
PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) dan PT Bumi Resources (BUMI) turut menguat, masing-masing naik 1,82% dan 1,66%.
PT Merdeka Battery Materials (MBMA) jadi penurun terbesar di kelompok ini, 1,90%, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap memegang status PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan, 0,37 kali.




