Daftar saham PER terendah & tertinggi LQ45 (28 Agustus 2026), JPFA dan MBMA disorot

Hikma Lia

BANYU POS  Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 28 Agustus 2026 bergerak beragam setelah penguatan luas pada perdagangan sebelumnya.

Advertisements

Total nilai transaksi bursa naik menjadi Rp15,1 triliun dari Rp13,7 triliun pada perdagangan sebelumnya. Investor asing mencatat net jual, baik dari sisi volume (5,62 miliar saham) maupun nilai (Rp482,2 miliar).

Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.

Advertisements

Rasio harga berbanding nilai buku (price to book value/PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.

BBNI Memimpin Penguatan, JPFA Berbalik Melemah Kode Close PER PBV Perubahan BBTN 1.235 3,61 0,46 +1,23% INKP 8.850 3,64 0,38 +0,57% JPFA 2.170 5,14 1,28 -1,81% NCKL 955 5,19 1,37 -1,04% ANTM 3.160 5,57 1,95 -0,63% PGAS 1.510 5,94 0,76 -1,63% BMRI 4.250 6,52 1,39 +0,95% BBNI 3.780 6,55 0,86 +1,89% CPIN 3.060 6,77 1,44 +1,32% INDF 7.300 6,78 0,84 0,00%

Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI

PT Bank Negara Indonesia (BBNI) mencatat kenaikan terbesar di kelompok ini pada perdagangan 28 Agustus, 1,89%.

PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) justru berbalik melemah 1,81%, setelah menjadi penggerak utama kelompok ini pada perdagangan sebelumnya.

PT Perusahaan Gas Negara (PGAS) turut melemah dalam, 1,63%, sementara PT Indofood Sukses Makmur (INDF) stagnan.

[Judul artikel terkait — isi manual saat publish]

MBMA Jadi Penurun Terbesar, INDY Bertahan Positif Kode Close PER PBV Perubahan CUAN 810 135,00 14,73 -0,61% GOTO 50 50,00 1,79 0,00% UNTR 24.000 46,78 0,93 -1,94% INDY 2.830 40,43 0,69 +2,17% BUMI 190 31,67 2,38 -2,06% AMMN 4.410 29,40 3,42 -0,90% MBMA 555 29,21 2,18 -2,63% DEWA 440 25,88 2,21 -1,79% BRPT 1.830 25,07 3,94 -0,54% MDKA 3.040 19,00 5,14 +0,33%

Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI

PT Merdeka Battery Materials (MBMA) mencatat penurunan terbesar di kelompok ini pada perdagangan 28 Agustus, 2,63%, disusul PT Bumi Resources (BUMI) yang turun 2,06% dan PT United Tractors (UNTR) yang melemah 1,94%. PT Indika Energy (INDY) dan PT Merdeka Copper Gold (MDKA) jadi dua saham yang berhasil menguat, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap memegang status PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan, 0,38 kali.

Advertisements

Also Read

Tags