Asing banyak melego saham-saham ini saat IHSG menguat 1,82% ke 6.636 dalam sepekan

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih mencatat penguatan dalam sepekan terakhir, meski ditutup melemah pada perdagangan Jumat (4/9/2026).

Advertisements

Di tengah arus dana asing yang masih mencatat net buy secara keseluruhan, sejumlah saham justru menjadi sasaran aksi jual investor asing.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG terpangkas 31,4 poin atau 0,47% ke level 6.636,47 pada Jumat (4/9/2026).

Advertisements

Asing Net Buy Rp 1,85 Triliun Sepekan, Saham The Big Four Bank Banyak Diburu

Namun, dalam sepekan terakhir, IHSG masih menguat 1,82%.

Penguatan IHSG sepekan terakhir turut ditopang derasnya aliran dana asing. Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 1,85 triliun di seluruh pasar.

Arus dana asing terutama masuk ke sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk saham perbankan. Saham-saham big four bank bahkan masuk dalam jajaran emiten yang paling banyak diburu asing sepanjang pekan ini.

Meski demikian, derasnya net buy asing belum terjadi secara merata. Sejumlah saham justru mencatat net sell asing cukup besar dalam sepekan terakhir. 

Asing Net Sell Rp 326 Miliar Saat IHSG Turun, Cermati Saham yang Banyak Dijual

Berikut 10 saham net sell terbesar asing dalam sepekan

1. Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 485,66 miliar

2. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 337,42 miliar

3. PT Indosat Tbk (ISAT) Rp 225,62 miliar

4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 173,0 miliar

5. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 162,7 miliar

6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 150,28 miliar

7. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 129,03 miliar

8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 126,97 miliar

9. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 121,57 miliar

10. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 109,91 miliar

  CPIN Chart by TradingView

Advertisements

Also Read

Tags