Investor beli saat harga turun, harga emas spot naik di akhir pekan

Hikma Lia

BANYU POS  NEW YORK. Harga emas naik pada akhir pekan ini, Jumat (11/9/2026). Harga emas bangkit dari penurunan baru-baru ini dan menemukan titik dasar jangka pendek, meskipun data inflasi Amerika Serikat (AS) yang kuat memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve minggu depan.

Advertisements

Mengutip data trading economics, harga emas spot ditutup naik 0,76% ke level 4,350.36 pada Jumat (11/9/2026). Namun, selama sepekan harga emas spor masih terkoreksi 1,82%.

“Emas pulih dengan cepat setelah penurunan singkat, karena data IHK (CPI) tampaknya memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed minggu depan. Volatilitasnya agak mereda, karena pasar sudah memperhitungkan kemungkinan kenaikan sebesar 70%,” kata Tai Wong, pedagang logam independen seperti dikutip Reuters.

Advertisements

Rupiah Menguat Tipis di Pekan Ini, Cek Proyeksi Pergerakan Rupiah untuk Pekan Depan

Wong mengatakan, pergerakan harga di sini menunjukkan bahwa emas sedang menemukan titik dasar jangka pendek setelah penurunan baru-baru ini.

Harga emas berjangka AS ditutup hampir tidak berubah pada level US$ 4.408,90 per ons.

Harga emas sempat turun hampir 2% pada hari Kamis setelah data Indeks Harga Produsen (PPI) Amerika Serikat (AS) menunjukkan kenaikan harga yang sesuai dengan ekspektasi pada bulan Agustus.

Indeks Harga Konsumen (IHK) naik 0,4% bulan lalu setelah sebelumnya naik tipis 0,1% pada bulan Juli, menurut data Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) yang dirilis pada hari Jumat.

Harga minyak turun, namun tetap berada di jalur untuk mencatat kenaikan mingguan.

Asing Net Sell Rp 2,70 Triliun, Cermati Saham yang Banyak Dijual Sepekan Terakhir

Harga minyak yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi, sehingga memperkuat spekulasi kenaikan suku bunga. Meskipun emas biasanya dipandang sebagai sarana lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.

Menurut CME FedWatch Tool, para pelaku pasar memperhitungkan adanya peluang sebesar 87% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan The Fed pekan depan, naik dari 67% sebelum data inflasi dirilis.

Permintaan emas di India cenderung lesu pekan ini karena fluktuasi harga membuat pembeli menahan diri, sementara permintaan investasi tetap kuat di Tiongkok, negara konsumen utama.

Advertisements

Also Read

Tags