BANYU POS JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan koreksi pada perdagangan akhir pekan, Jumat (25/6/2026). Tekanan pasar juga tercermin dari aksi jual investor asing yang masih berlanjut.
Berdasarkan data pasar, IHSG ditutup melemah 0,9% atau turun 56 poin ke level 6.241,89. Sepanjang perdagangan, IHSG lebih banyak bergerak di zona merah dengan level terendah 6.231 dan tertinggi 6.328.
IHSG Turun ke Posisi 6.385 Hari Ini (21/9), Net Sell Asing Masih Deras
Dalam sepekan, IHSG terkoreksi 3,09%. Pelemahan tersebut terjadi di tengah dominasi saham yang bergerak turun.
Sebanyak 558 saham melemah, sementara 118 saham menguat dan 117 saham lainnya stagnan.
Dari sisi transaksi investor, asing mencatatkan net sell sebesar Rp 559,07 miliar di seluruh pasar pada perdagangan Jumat.
Tekanan jual asing juga terakumulasi dalam sepekan terakhir. Total net sell asing mencapai Rp 4,39 triliun di seluruh pasar.
Kondisi tersebut menunjukkan tekanan jual masih menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan IHSG pada perdagangan pekan ini.
IHSG Turun pada Jumat (18/9), Net Sell Asing Jumbo Rp 1,79 Triliun di Saham-Saham Ini
Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Jumat:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 99,03 miliar
2. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 25,73 miliar
3. PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) Rp 13,94 miliar
4. PT Karya Pacific Energy Tbk (IATA) Rp 12,87 miliar
5. Pt Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 11,39 miliar
6. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 10,03 miliar
7. PT Bakrie & Brohters Tbk (BNBR) Rp 8,02 miliar
8. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 8,02 miliar
9. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 7,55 miliar
10. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) Rp 6,72 miliar
BBCA Chart by TradingView




