BANYU POS Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 25 September 2026 bergerak variatif dengan kecenderungan melemah di kedua kelompok.
Total nilai transaksi bursa turun menjadi Rp9,6 triliun dari Rp11,2 triliun pada perdagangan sebelumnya. Investor asing mencatat net jual, baik dari sisi volume (288,3 juta saham) maupun nilai (Rp559,2 miliar).
Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.
Rasio harga berbanding nilai buku (price to book value/PBV) membandingkan harga saham dengan nilai aset bersih perusahaan per saham.
IHSG Turun 3,09% dalam Sepekan, Nilai Transaksi Saham BEI Ikut Anjlok 21,32%
MEDC Berbalik Melemah 2,68%, JPFA Juga Terkoreksi Dalam Kode Close PER PBV Perubahan BBTN 1.105 3,23 0,41 -0,45% INKP 8.225 3,38 0,35 +0,92% MEDC 1.450 3,71 0,88 -2,68% NCKL 905 4,92 1,30 -1,09% JPFA 2.130 5,05 1,26 -2,29% AADI 11.250 5,17 1,37 +0,90% PGAS 1.430 5,63 0,72 -0,69% ANTM 3.230 6,07 2,08 -1,22% BBNI 3.500 6,07 0,80 -0,57% BMRI 4.080 6,26 1,34 +0,25%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI
PT Medco Energi Internasional (MEDC) berbalik melemah 2,68% pada perdagangan 25 September, setelah menguat pada perdagangan sebelumnya.
PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) turut terkoreksi dalam, turun 2,29%. PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) dan PT Adaro Andalan Indonesia (AADI) jadi dua saham yang menguat lebih dari 0,9%, sementara PT Bank Mandiri (BMRI) naik tipis 0,25%.
Grafik IHSG Historis
IHSG Turun 3,09% Sepekan, Analis Proyeksi Sinyal Koreksi Masih Terjadi Senin (28/9)
INDY dan BRPT Sama-sama Terkoreksi di Atas 3% Kode Close PER PBV Perubahan CUAN 935 155,83 17,00 -0,53% GOTO 50 50,00 1,79 0,00% UNTR 24.225 47,22 0,94 +0,31% INDY 2.690 38,43 0,65 -3,24% BUMI 182 30,33 2,28 -1,62% MBMA 500 26,32 1,96 -0,99% DEWA 356 20,94 1,79 -2,20% BRPT 1.510 20,68 3,25 -3,21% AMMN 4.720 19,19 3,32 -0,21% MDKA 3.070 19,19 5,19 +0,33%
Sumber: Pusat Data Kontan
PT Indika Energy (INDY) mencatat penurunan terbesar di kelompok ini pada perdagangan 25 September, 3,24%, disusul PT Barito Pacific (BRPT) yang turun 3,21%.
PT Darma Henwa (DEWA) turut melemah 2,20%. PT United Tractors (UNTR) dan PT Merdeka Copper Gold (MDKA) jadi dua saham yang berhasil menguat tipis, sementara PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) tetap memegang status PBV terendah di seluruh 20 saham gabungan, 0,35 kali.
Laba Amman Mineral (AMMN) Melonjak 111%, UOB KayHian Pasang Target di Rp 7.000




