Katadata menyelenggarakan acara bertajuk Katadata Financial Healing “Cerdas Literasi Keuangan Digital, Aman Bertransaksi, Bijak Berinvestasi” di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (3/10).
Kegiatan ini merupakan rangkaian acara Bulan Inklusi Keuangan 2026 yang mempertemukan generasi muda dengan pelaku industri dan regulator untuk membahas cara mengelola keuangan secara bijak di tengah pesatnya digitalisasi.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dicky Kartikoyono yang hadir membuka acara Katadata Financial Healing 2026, menyoroti meningkatnya risiko penipuan di ekosistem keuangan digital.
Katadata Financial Healing 2026 menghadirkan sesi Financial Life of Gen Z bersama Business Development Databoks Shania Latifa Mirza. Selain itu juga terdapat diskusi yang membahas cara memilih emas, saham, aset kripto bersama perencana keuangan keuangan Aliyah Natasya dan praktisi pasar modal Ricky Susanto Joeng.
Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh, antara lain Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, K.R.T. Tedi Bharata, K.P.R. Narendra Jatna, K.R.T. Antonius Widodo Mulyono.
Hadir pula perwakilan Ladies Banker dan Srikandi Bisnis & Keuangan Indonesia (SBKI), jajaran PPATK, serta pelaku industri keuangan.
Pada Katadata Financial Healing 2026 selain sesi edukasi, terdapat juga hiburan dan interaktif untuk membuat pembahasan finansial lebih dekat dengan keseharian masyarakat.
Salah satu rangkaian yaitu lakon wayang oleh Dalang Ki Amar Pradopo yang mengangkat kisah Pandawa yang digambarkan menghadapi konsekuensi akibat terjerat judi online. Selain itu, acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan musik dari Feel Koplo.




