IHSG tertekan sikap hawkish The Fed, cek rekomendasi saham hari ini

Hikma Lia

BANYU POS – , JAKARTA — Indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguji level psikologis 6.000 pada perdagangan Jumat (9/10/2026) di tengah tekanan jual yang meningkat setelah risalah rapat Federal Open Market Committee (FOMC) mengindikasikan peluang kenaikan suku bunga Amerika Serikat sebelum akhir tahun.

Advertisements

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda mengatakan IHSG ditutup melemah 1,88% ke level 6.031,28 pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Sebelumnya, indeks sempat menguat hingga 6.179,09 sebelum berbalik arah dan tertekan sampai penutupan.

“Tekanan pasar meningkat setelah FOMC Minutes menunjukkan mayoritas anggota bank sentral AS atau The Fed membuka peluang kenaikan suku bunga sebelum akhir 2026. Sikap tersebut memperkuat kekhawatiran investor terhadap arah kebijakan moneter AS,” paparnya dalam publikasi riset.

Advertisements

Dari dalam negeri, indeks keyakinan konsumen (IKK) September 2026 tercatat turun tipis menjadi 118,1 dari 118,5. Meski demikian, indikator tersebut masih berada di zona optimistis. Sementara itu, indeks ekspektasi konsumen (IEK) justru meningkat menjadi 128,7.

Pada perdagangan hari ini, pelaku pasar akan mencermati data penjualan ritel Indonesia untuk Agustus 2026. Pertumbuhan penjualan ritel diproyeksikan mencapai 1,3% secara tahunan (year-on-year/YoY), lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan 1,1% pada Juli 2026.

Data tersebut akan menjadi salah satu indikator untuk mengukur keberlanjutan pemulihan konsumsi domestik. Dari eksternal, investor juga akan mencermati imbal hasil obligasi pemerintah AS atau US Treasury (UST), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta pergerakan harga minyak di tengah kecenderungan kebijakan The Fed yang hawkish.

Secara teknikal, Reza menilai area 6.000–6.019 menjadi zona krusial bagi pergerakan IHSG. Level 6.019 merupakan support terdekat yang perlu dipertahankan untuk meredakan tekanan jual.

Apabila area support tersebut mampu bertahan, tekanan jual berpeluang mereda. Namun, jika IHSG menembus ke bawah level 6.000, risiko pelemahan lanjutan akan meningkat dengan target penurunan berikutnya menuju 5.854.

Untuk perdagangan Jumat (9/10/2026), BRI Danareksa Sekuritas memberikan rekomendasi transaksi harian untuk sejumlah saham sebagai berikut:

JECX — Buy: Harga penutupan Rp1.600, target harga Rp1.630–Rp1.680, dengan batas stop loss di bawah Rp1.550.

VICI — Buy: Harga penutupan Rp1.295, target harga Rp1.340–Rp1.400, dengan batas stop loss di bawah Rp1.220.

WIFI — Buy: Harga penutupan Rp1.400, target harga Rp1.480–Rp1.570, dengan batas stop loss di bawah Rp1.300.

NTBK — Sell: Harga penutupan Rp64, dengan target harga Rp62–Rp57.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Advertisements

Also Read