BANYU POS – – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan skema baru dalam pembayaran uang pensiun dan bantuan sosial (bansos) langsung ke rekening penerima. Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara mengatakan rencana tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi sistem perbendaharaan negara yang ditargetkan mulai bergulir pada 2027.
Ia mengatakan skema ini diharapkan mencakup kelompok penerima yang selama ini belum seluruhnya menggunakan mekanisme transfer langsung dari kas negara. Menurutnya, butuh data masyarakat yang aktual dan akurat untuk menopang rencana tersebut, agar penyalurannya tepat sasaran.
“Jadi idealnya menurut saya dan kita akan desain untuk masuk di 2027, menerima uang pensiunnya langsung di rekeningnya, langsung dari rekening kas umum negara,” kata Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa di Kementerian Keuangan, Jakarta pada Jumat (9/10).
Suahasil mengatakan pemerintah juga ingin mengembangkan mekanisme penyaluran bantuan sosial secara langsung ke rekening penerima. Langkah ini diarahkan untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran pemerintah kepada individu atau government-to-person (G2P).
Ia menyebut hal tersebut telah diterapkan untuk pembayaran langsung bagi sejumlah kelompok. Termasuk pegawai pemerintah pusat, anggota TNI dan Polri, serta penyaluran tunjangan profesi guru.
“Ini adalah suatu proses treasury, treasury operation, sistem perbendaharaan negara yang makin modern. Pembayaran dari government kepada person, G2P payment,” ujarnya.
Meski begitu, Suahasil belum memerinci mekanisme teknis penyaluran uang pensiun dan bansos tersebut, termasuk cakupan penerima yang akan masuk dalam skema serta tahapan penerapannya pada 2027.




