IHSG Diprediksi Menguat, Cek Rekomendasi Saham AKRA hingga MDKA

Hikma Lia

BANYU POS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari Rabu (21/10). Proyeksi ini muncul setelah IHSG berhasil ditutup dengan kenaikan signifikan sebesar 5,65 persen, mencapai level 5.278 pada sesi perdagangan sebelumnya, Selasa (20/10). Kinerja positif ini memberikan optimisme bagi pasar, meskipun para investor tetap diimbau untuk mencermati berbagai indikator teknikal dan potensi pergerakan harga di masa mendatang. Penguatan yang terjadi pada hari Selasa menunjukkan adanya momentum beli yang cukup kuat, mendorong indeks ke level yang lebih tinggi.

Advertisements

MNC Sekuritas, sebuah institusi penyedia layanan sekuritas terkemuka di Indonesia, dalam riset terbarunya, menyampaikan analisis teknikal mendalam terkait posisi IHSG. Menurut analisis mereka, IHSG saat ini berada pada bagian dari wave iv dari wave (iii) dari wave [v]. Konsep gelombang Elliott Wave ini digunakan untuk memprediksi pergerakan harga pasar dengan mengidentifikasi pola gelombang yang berulang, yang mencerminkan psikologi massa investor. Dalam jangka pendek, berdasarkan pola gelombang tersebut, IHSG masih memiliki peluang untuk menguji level resistance yang lebih tinggi, diperkirakan berada di rentang 5.328 hingga 5.458. Area ini akan menjadi krusial untuk menguji kekuatan momentum penguatan yang sedang berlangsung.

Meskipun ada potensi penguatan lebih lanjut, MNC Sekuritas juga mengingatkan para investor untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya pembalikan arah. Potensi koreksi atau pembalikan tren ini diperkirakan dapat membawa IHSG kembali ke rentang 5.093 hingga 5.191. Kewaspadaan ini sangat penting dalam strategi investasi untuk mengantisipasi volatilitas pasar dan melindungi portofolio dari potensi kerugian. Analisis teknikal semacam ini memberikan gambaran dua skenario yang mungkin terjadi, memungkinkan investor untuk mempersiapkan strategi yang adaptif.

Advertisements

Lebih lanjut mengenai analisis teknikal, posisi support IHSG saat ini diidentifikasi berada pada rentang 4.915 hingga 4.754. Level support adalah batas bawah harga yang cenderung menahan penurunan lebih lanjut, seringkali menjadi area di mana tekanan beli kembali muncul. Sementara itu, level resistance IHSG ditetapkan pada rentang 5.317 hingga 5.563. Level resistance adalah batas atas harga yang cenderung menahan kenaikan, seringkali menjadi area di mana tekanan jual meningkat. Pemahaman terhadap level support dan resistance ini sangat fundamental bagi investor dalam menentukan titik masuk (entry point) dan titik keluar (exit point) yang potensial untuk investasi saham mereka.

Dalam rangka memberikan panduan investasi yang lebih spesifik, MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham pilihan yang menarik untuk dicermati oleh investor pada perdagangan Rabu (21/10). Rekomendasi ini didasarkan pada analisis teknikal yang komprehensif dan potensi pergerakan harga yang menarik. Keempat saham tersebut adalah PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA). Pilihan saham-saham ini mencakup berbagai sektor, memberikan diversifikasi potensi bagi portofolio investor.

KPK Ungkap Dugaan Keterlibatan TNI Aktif Dalam Kasus Dugaan Korupsi di BNPB

Keempat saham yang direkomendasikan tersebut dilengkapi dengan strategi investasi yang berbeda, yaitu Buy on Weakness dan Trading Buy. Setiap rekomendasi juga disertai dengan target harga yang spesifik serta batas risiko (stop loss) yang perlu diperhatikan investor. Strategi Buy on Weakness umumnya diterapkan ketika harga saham mengalami koreksi atau penurunan jangka pendek, memberikan kesempatan bagi investor untuk membeli saham pada harga yang lebih rendah dengan harapan harga akan kembali naik. Sementara itu, strategi Trading Buy lebih cocok untuk investor yang ingin memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek, dengan fokus pada potensi keuntungan dari fluktuasi harga dalam waktu singkat.

Untuk saham PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham AKRA sebelumnya telah menunjukkan penguatan yang solid sebesar 3,86 persen, mencapai level 1.210, yang juga disertai dengan peningkatan volume pembelian yang signifikan. Peningkatan volume ini mengindikasikan adanya minat beli yang kuat dari pasar, mendukung tren penguatan saham tersebut. Analisis teknikal MNC Sekuritas memperkirakan posisi AKRA saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [iii] dari wave C. Berdasarkan analisis ini, investor disarankan untuk menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran harga 1.175 hingga 1.195. Dengan target harga yang ditetapkan pada 1.245 dan 1.295, serta batas risiko (stop loss) di bawah 1.165, investor dapat mengelola potensi keuntungan dan kerugian secara terukur.

Selanjutnya, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham GOTO sebelumnya juga mencatat penguatan yang impresif sebesar 8,33 persen, mencapai level 26. Meskipun demikian, perlu dicermati bahwa volume pembelian mulai mengecil, yang bisa menjadi indikasi awal potensi perlambatan momentum. MNC Sekuritas memperkirakan posisi GOTO saat ini berada pada bagian awal dari wave 4 dari wave (C), selama saham ini masih mampu bertahan di atas level 23. Untuk strategi Trading Buy, investor dapat mempertimbangkan pembelian pada kisaran harga 24 hingga 26. Target harga untuk saham GOTO ditetapkan pada 31 dan 36, sementara batas risiko (stop loss) disarankan di bawah level 23. Penetapan batas risiko ini krusial untuk membatasi kerugian jika pergerakan harga tidak sesuai dengan ekspektasi.

Berikutnya, saham PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) mendapatkan rekomendasi dengan strategi Buy on Weakness. Saham PSAB sebelumnya mengalami koreksi tipis sebesar 1,35 persen, ditutup pada level 440, dan disertai dengan tekanan jual. Tekanan jual ini menunjukkan adanya aksi profit taking atau kekhawatiran dari sebagian investor. Meskipun demikian, MNC Sekuritas memperkirakan posisi PSAB saat ini masih berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3, asalkan saham ini mampu bertahan di atas level 416. Investor yang tertarik dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran harga 424 hingga 436. Target harga yang diusulkan adalah 460 dan 472, dengan batas risiko (stop loss) yang perlu ditempatkan di bawah 416. Strategi ini mengantisipasi potensi pembalikan arah setelah koreksi singkat.

Apple Batasi Pembelian iPhone Duo di Jepang dan Korea Selatan, Ini Alasannya

Sementara itu, saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) direkomendasikan dengan strategi Trading Buy. Saham MDKA sebelumnya terkoreksi sebesar 2,65 persen, mencapai level 2.200, namun koreksi ini justru disertai dengan peningkatan volume. Peningkatan volume saat terjadi koreksi dapat mengindikasikan adanya akumulasi atau minat beli pada harga yang lebih rendah, meskipun harga sedang turun. MNC Sekuritas memperkirakan posisi MDKA saat ini berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c]. Investor disarankan untuk menerapkan strategi Trading Buy pada kisaran harga 2.130 hingga 2.160. Target harga yang ditetapkan adalah 2.280 dan 2.390, dengan batas risiko (stop loss) yang disarankan di bawah 2.110. Rekomendasi ini menunjukkan adanya potensi pembalikan arah atau penguatan jangka pendek setelah koreksi yang terjadi, didukung oleh sinyal volume.

Advertisements

Also Read

Tags