IHSG sempat anjlok, Jasa Marga siapkan opsi buyback saham

Hikma Lia

  BANYU POS – – PT Jasa Marga (Persero) Tbk membuka opsi buyback saham dalam kondisi pasar saham saat ini yang cenderung tidak stabil, bahkan sempat anjlok. Opsi ini sekarang masih dikaji secara seksama.   Corporate Secretary & Chief Administration Officer Jasa Marga, Trias Andriyanto mengatakan, perusahaan tetap memperhatikan pertumbuhan jangka panjang. Opsi pembelian kembali saham akan disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas serta rencana ekspansi operasional.   Oleh karena itu, kajian mendalam masih dilakukan oleh perseroan. Dengan begitu kebijakan yang diambil tetap selaras dengan kondisi dan prioritas bisnis Perseroan.   “Evaluasi terhadap kemungkinan opsi buyback saham didasarkan pada kajian yang komprehensif dan menyeluruh demi menjaga fundamental Perseroan. Perseroan juga selalu mengutamakan prinsip kehati-hatian serta tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap langkah aksi korporasi,” kata Trias dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10).   Seskab Teddy dan Mentan Amran Berkinerja Baik di Survei 2 Tahun Prabowo-Gibran   Dia memastikan, perusahaan tetap memperhatikan struktur keuangan agar tetap stabil. Sehingga, operasional tidak terganggu.   “Pendekatan ini penting guna memastikan struktur keuangan tetap kokoh dengan tetap selaras dalam menjaga operasional jalan tol,” imbuhnya.   Trias menambahkan, Perseroan terus memperkuat fundamental bisnis, menjaga pertumbuhan kinerja keuangan, dan meningkatkan kualitas pelayanan untuk menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.   “Dengan dukungan jaringan jalan tol yang luas dan konektivitas yang terus berkembang, kami berkomitmen menjaga kinerja yang berkelanjutan, menerapkan tata kelola yang bertanggung jawab, serta menghadirkan nilai tambah bagi pemegang saham dan pelayanan yang semakin baik bagi pengguna jalan,” tutupnya. IHSG Anjlok

Advertisements

Kejatuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 11,57 persen ke level 5.185,11 pada perdagangan Jumat (16/10) menjadi ujian serius bagi kepercayaan investor terhadap perekonomian Indonesia, khususnya di momen dua tahun berjalan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Pasar saham yang tercermin dari IHSG yang sejatinya terus bergerak mengikuti perkembangan perekonomian dengan faktor-faktor yang menyertainya, baik sentimen positif maupun negatif.

Advertisements

Kejatuhan IHSG kali ini, selain merespons sorotan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap tata kelola pasar modal, juga berbagai faktor lain yang mempengaruhinya, seperti arah kebijakan pemerintah dalam pengelolaan APBN, khususnya pengelolaan fiskal dan pelaksanaan program prioritas.

Advertisements

Also Read

Tags