Low Tuck Kwong jual 10 miliar saham BYAN ke Jhonlin, ini alasannya

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. Pendiri sekaligus Direktur Utama PT Bayan Resources Tbk (BYAN), Low Tuck Kwong telah melepas sekitar 10 miliar saham perseroan kepada PT Jhonlin Baratama, perusahaan milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.

Advertisements

Transaksi tersebut merupakan keputusan bisnis. Meski demikian, transaksi ini menjadi perhatian karena harga pengalihan saham sebesar Rp 2.588 per saham jauh di bawah harga BYAN di pasar reguler pada periode yang sama.

Perwakilan Low Tuck Kwong sekaligus Direktur Bayan Resources, Merlin, mengatakan transaksi tersebut dilakukan secara transparan dan murni atas dasar pertimbangan bisnis.

Advertisements

Kekayaan Low Tuck Kwong Anjlok US$ 5,78 Miliar Usai Jual Saham BYAN

“Penjualan saham ini murni bisnis, dilakukan secara transparan dan tidak ada tekanan apa pun,” kata Merlin di sela acara BayRun for Charity di Jakarta, Minggu (8/11/2026).

Menurut Merlin, Low Tuck Kwong telah mengenal Haji Isam dan memiliki penilaian positif terhadap rekam jejaknya di industri pertambangan. Kedua pihak juga berharap kerja sama tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi Indonesia.

Di sisi lain, harga transaksi sebesar Rp 2.588 per saham masih menjadi perhatian Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pasalnya, harga tersebut terpaut jauh dari harga saham BYAN di pasar reguler yang tercatat Rp 11.650 pada 1 Oktober 2026 dan sempat mencapai Rp 13.450 pada 6 Oktober 2026.

  BYAN Chart by TradingView  

Perbedaan harga itu juga menjadi sorotan karena Low Tuck Kwong tercatat kembali membeli saham BYAN melalui pasar reguler dengan harga Rp 11.200 per saham setelah transaksi penjualan kepada Jhonlin Baratama.

Low Tuck Kwong dan Elaine Low Teken Perjanjian Jual Saham BYAN ke Haji Isam

Direktur Bayan Resources Jenny Quantero sebelumnya menyatakan perseroan tidak dapat menjelaskan dasar penetapan harga transaksi tersebut. Alasannya, BYAN bukan merupakan pihak yang terlibat langsung dalam kesepakatan jual beli saham tersebut.

“Karena BYAN tidak menjadi pihak dalam transaksi tersebut, kami tidak bisa memberikan konfirmasi,” tulis Jenny dalam keterbukaan informasi pada 22 Oktober 2026.

Sebelumnya, BEI telah meminta penjelasan kepada Bayan Resources terkait perbedaan harga pengalihan saham tersebut. Bursa juga meminta konfirmasi mengenai kemungkinan perubahan Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS), pelaksanaan perjanjian, serta pertimbangan penggunaan harga Rp 2.588 per saham.

Jhonlin Kuasai 30,25% Saham BYAN

Rencana pengalihan saham tersebut diumumkan Bayan Resources melalui keterbukaan informasi pada 17 September 2026.

Dalam pengumuman itu, manajemen menyebut Low Tuck Kwong bersama anaknya, Elaine Low, telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan PT Jhonlin Baratama pada 16 September 2026.

Perjanjian tersebut mencakup rencana pengalihan 10.000.000.500 saham biasa BYAN kepada Jhonlin Baratama. Penyelesaian transaksi bergantung pada pemenuhan sejumlah persyaratan pendahuluan.

Low Tuck Kwong di Puncak, Berikut Daftar Orang Terkaya RI di Pekan Ketiga Agustus

Berdasarkan laporan kepemilikan per 19 Oktober 2026, Low Tuck Kwong tercatat memiliki 8,30% saham BYAN. Sementara itu, Elaine Low menguasai 22% saham dan Jhonlin Baratama memiliki 30,25% saham perseroan.

Manajemen Bayan menyatakan belum menerima informasi atau pemberitahuan lebih lanjut yang mengindikasikan adanya perubahan pengendalian atas perseroan.

Perusahaan juga menyampaikan belum terdapat informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan kepada publik.

Sumber https://www.tribunnews.com/bisnis/7908396/low-tuck-kwong-benarkan-penjualan-saham-bayan-ke-haji-isam-ini-alasannya? 

Advertisements

Also Read

Tags