BANYU POS JAKARTA. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) kembali menjadi sorotan investor dengan pengumuman penggunaan kurs konversi untuk pembagian dividen interim tahun buku 2025. Kabar gembira ini membawa angin segar bagi para pemegang saham di tengah dinamika pasar modal.
Dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), ADRO secara resmi menetapkan kurs tengah Bank Indonesia (BI) pada tanggal 2 Januari 2026 sebagai acuan. Kurs yang digunakan untuk konversi dividen tunai interim tersebut adalah senilai Rp16.720 per dolar AS, sebuah angka krusial yang menjadi dasar perhitungan nilai dividen akhir yang diterima investor.
Dengan penetapan kurs tersebut, jumlah total dividen tunai interim yang akan digelontorkan perusahaan dalam mata uang rupiah mencapai angka fantastis, yaitu sebesar Rp4.180.103.728.188. Angka ini akan didistribusikan kepada 28.800.494.200 saham yang beredar, menghasilkan dividen per saham yang signifikan, yakni Rp145,14 per saham. Sekretaris Perusahaan ADRO, Maharani Cindy Opssedha, menegaskan informasi penting ini dalam keterbukaan informasi pada Jumat (2/1/2026), menunjukkan komitmen perusahaan terhadap transparansi dan tata kelola yang baik.
Dividen Interim ADRO Jumbo Awal 2026, Yield Tembus 6% dan Kalahkan Bunga Deposito
Bagi para investor, memahami jadwal pembagian dividen interim ADRO adalah langkah esensial untuk perencanaan investasi yang matang. Berikut adalah rincian jadwal krusial yang perlu dicatat secara seksama agar tidak terlewatkan:
- Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 29 Desember 2025
- Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi: 30 Desember 2025
- Cum Dividen di Pasar Tunai: 2 Januari 2026
- Ex Dividen di Pasar Tunai: 5 Januari 2026
- Recording Date: 2 Januari 2026
- Pembayaran Dividen: 15 Januari 2026
Keputusan strategis pembagian dividen interim ini didukung oleh kinerja finansial ADRO yang solid dan mengesankan. Per 30 September 2025, perusahaan berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$301,58 juta. Selain itu, ADRO juga memiliki saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya mencapai US$3,32 miliar, sebuah indikasi kuat akan kekuatan finansial dan kemampuan berkelanjutan perusahaan untuk memberikan nilai tambah signifikan bagi para pemegang sahamnya.
Mengintip Hitung-hitungan Dividen AlamTri (ADRO)




