BANYU POS JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) secara resmi mengumumkan penetapan peringkat ‘idA’ dengan prospek ‘stabil’ untuk PT Darma Henwa Tbk (DEWA). Penetapan peringkat investasi ini menegaskan pengakuan atas posisi strategis perusahaan di mata pemegang sahamnya, serta visibilitas pendapatan yang solid dan menjanjikan di masa depan.
Meskipun demikian, Pefindo turut mencatat beberapa faktor yang membatasi peringkat tersebut. Antara lain, struktur permodalan DEWA yang tergolong moderat, terutama dalam fase ekspansi bisnis yang sedang berlangsung. Selain itu, perusahaan juga dihadapkan pada paparan fluktuasi harga komoditas yang dinamis dan tingkat persaingan yang ketat di sektor industri tempat DEWA beroperasi.
Pefindo mengindikasikan bahwa peringkat DEWA berpotensi mengalami kenaikan apabila perusahaan berhasil melampaui proyeksi pendapatan dan EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) yang telah ditetapkan. Capaian tersebut dipercaya dapat mengarah pada generasi arus kas yang lebih kuat, peningkatan margin laba secara berkelanjutan, dan penguatan profil keuangan DEWA secara menyeluruh.
Di sisi lain, Pefindo dalam laporan riset tertanggal 26 Januari 2026 juga menetapkan skenario penurunan peringkat bagi DEWA. Penurunan ini bisa terjadi jika pendapatan atau EBITDA perusahaan gagal memenuhi proyeksi, yang diakibatkan oleh penurunan profitabilitas atau melemahnya permintaan pasar. Lebih lanjut, penambahan utang yang melampaui proyeksi tanpa diimbangi oleh peningkatan kinerja bisnis yang signifikan juga berpotensi memangkas peringkat DEWA.
Mengulas kinerja keuangan, DEWA mencatatkan pendapatan sebesar Rp 4,65 triliun dan laba bersih Rp 247,6 miliar hingga September 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, di mana pada September 2024, pendapatan DEWA tercatat Rp 4,52 triliun dengan laba bersih hanya Rp 9,46 miliar. Peningkatan laba bersih yang substansial ini menandai pertumbuhan profitabilitas yang kuat bagi perusahaan.
Pergerakan harga saham DEWA di lantai bursa turut menjadi sorotan. Pada Rabu (28/1/2026), harga saham DEWA tercatat mengalami penurunan sebesar 14,93% menjadi Rp 570 per saham, terkonfirmasi hingga pukul 14.16 WIB.




