
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Kamis (26/2) dengan pelemahan yang signifikan, melanjutkan tekanan jual yang telah terasa sejak sesi pembukaan. Data dari Stockbit menunjukkan, indeks komposit terpukul keras, anjlok sebesar 86,97 poin atau 1,04 persen, menutup hari di level 8.235.
Aktivitas di pasar modal pada hari ini mencatat total nilai transaksi bursa yang mencapai Rp 27,43 triliun, dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 55,98 miliar lembar. Sementara itu, frekuensi perdagangan harian mencapai 3,13 juta kali, mencerminkan intensitas pergerakan investor di pasar saham.
Berbanding terbalik dengan performa bursa saham, pasar valuta asing justru menunjukkan penguatan pada mata uang domestik. Berdasarkan data dari Bloomberg, nilai tukar rupiah terpantau menguat signifikan sebesar 40,50 poin atau 0,24 persen, menembus level Rp 16.759 per Dolar AS, memberikan sedikit angin segar di tengah koreksi IHSG.
Di tengah dinamika pasar yang bergejolak, beberapa saham berhasil mencatatkan kenaikan impresif dan menjadi primadona bagi investor pada perdagangan hari ini. Berikut adalah daftar Top Gainers:
- MSKY (MNC Sky Vision) naik 27 poin (34,62%) ke 105
- JAYA (Armada Berjaya Trans) naik 56 poin (34,57%) ke 218
- DIVA (Distribusi Voucher Nusantara) naik 45 poin (27,61%) ke 208
- IFSH (Ifishdeco) naik 400 poin (25,00%) ke 2.000
- STAR (Calculus Global Ventures) naik 155 poin (24,41%) ke 790
Namun, tidak semua saham beruntung. Sejumlah emiten harus menghadapi koreksi harga yang tajam dan masuk dalam daftar Top Losers:
- INDS (Indospring) turun 225 poin (14,95%) ke 1.280
- SKBM (Sekar Bumi) turun 180 poin (14,88%) ke 1.030
- ARKO (Arkora Hydro) turun 1475 poin (14,82%) ke 8.475
- BUVA (Bukit Uluwatu Villa) turun 245 poin (14,76%) ke 1.415
- KONI (Perdana Bangun Pusaka) turun 330 poin (14,67%) ke 1.920

Sementara itu, dari sisi volume dan nilai transaksi, beberapa saham menjadi fokus utama para pelaku pasar, mencerminkan tingginya likuiditas dan minat terhadap emiten-emiten tersebut. Ini adalah daftar saham dengan nilai transaksi terbesar atau Top Value:
- BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) senilai Rp1,62 triliun
- BUMI (Bumi Resources) senilai Rp1,60 triliun
- BUVA (Bukit Uluwatu Villa) senilai Rp1,01 triliun
- BBCA (Bank Central Asia) senilai Rp929,73 miliar
- BULL (Buana Lintas Lautan) senilai Rp787,73 miliar
Tak kalah penting, berikut adalah saham-saham yang paling banyak diperdagangkan berdasarkan volume atau Top Volume, menunjukkan pergerakan saham yang aktif:
- BUMI (Bumi Resources) sebanyak 60,63 juta lembar
- BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) sebanyak 51,01 juta lembar
- GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) sebanyak 23,62 juta lembar
- KAQI (Jantra Grupo Indonesia) sebanyak 22,79 juta lembar
- ASHA (Cilacap Samudera Fishing Industry) sebanyak 16,71 juta lembar
Menengok ke kancah regional, bursa saham di kawasan Asia menunjukkan pergerakan yang bervariasi pada penutupan perdagangan hari ini. Dihimpun dari data Stockbit dan Yahoo Finance, berikut adalah ringkasan pergerakan indeks-indeks utama di Asia:
- Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 0,54% ke 58.995,39
- Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 0,95% ke 27.019,74
- Indeks SSE Composite di China turun 0,014% ke 4.146,63
- Indeks Straits Times di Singapura naik 0,30% ke 5.027,13




