
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) berhasil menunjukkan kinerja keuangan yang cemerlang sepanjang tahun buku 2025. Emiten menara ini sukses membukukan pertumbuhan pendapatan dan laba yang solid, menegaskan posisinya di industri.
Merujuk laporan keuangan konsolidasian TOWR, pendapatan perusahaan tercatat melonjak menjadi Rp 13,32 triliun pada tahun 2025. Angka ini menandai kenaikan sebesar 4,64% secara tahunan (year on year/yoy) jika dibandingkan dengan realisasi pendapatan Rp 12,73 triliun pada tahun 2024. Kontribusi terbesar pendapatan ini berasal dari segmen pihak ketiga yang mencapai Rp 13,15 triliun, sementara sisanya sejumlah Rp 173,14 miliar berasal dari pihak berelasi.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang impresif, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga menunjukkan peningkatan signifikan. TOWR berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 3,67 triliun di tahun 2025, tumbuh 10,27% dibandingkan capaian Rp 3,33 triliun pada tahun sebelumnya. Kenaikan laba ini turut mendongkrak laba per saham dasar perusahaan, yang kini mencapai Rp 69 dari sebelumnya Rp 67.
Agung Podomoro Land (APLN) Catat Penurunan Kinerja Sepanjang 2025
Dari sisi profitabilitas operasional, performa TOWR juga tak kalah solid. Laba usaha perusahaan terkerek menjadi Rp 7,49 triliun, dibandingkan Rp 7,26 triliun pada tahun 2024. Konsistensi pertumbuhan ini juga terlihat pada laba sebelum pajak yang meningkat menjadi Rp 4,45 triliun, melampaui Rp 4,19 triliun dari periode sebelumnya.
Namun, terdapat dinamika pada posisi neraca perusahaan. Total aset TOWR per akhir tahun 2025 tercatat senilai Rp 77,26 triliun, sedikit menurun dari posisi tahun sebelumnya yang mencapai Rp 77,82 triliun. Menariknya, penurunan aset ini diiringi oleh penurunan signifikan pada total liabilitas perusahaan, yang berkurang dari Rp 58,65 triliun menjadi Rp 50,18 triliun. Di sisi lain, ekuitas perusahaan justru melonjak tajam menjadi Rp 27,08 triliun, jauh di atas Rp 19,16 triliun pada periode sebelumnya, menunjukkan penguatan struktur permodalan.
Tips Investasi THR Agar Tetap Cuan di Masa Depan
Menutup kinerja tahun 2025, emiten menara ini melaporkan saldo kas dan setara kas akhir tahun sebesar Rp 647,54 miliar. Angka ini memang mengalami penurunan dari posisi pada periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 940,18 miliar.




