Prabowo halalbihalal dengan SBY di istana, bahas apa?

Hikma Lia

Pada Sabtu petang, 21 Maret, Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyambut kedatangan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Istana Merdeka, Jakarta. Kunjungan penting ini berlangsung dalam rangka silaturahmi halalbihalal Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1447 H, sebuah tradisi yang mempererat tali persaudaraan pascalebaran.

Advertisements

SBY tidak datang sendiri; beliau didampingi oleh kedua putranya, yakni Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, serta Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Wakil Ketua MPR. Anggota keluarga lainnya juga turut serta dalam rombongan ini, menambah kehangatan suasana kekeluargaan.

Setibanya di Istana Merdeka, Presiden Prabowo menyalami SBY dan seluruh rombongan dengan akrab. Keduanya kemudian terlihat berjalan bersisian sambil berbincang-bincang ringan. Momen kebersamaan semakin terasa ketika Didit Hediprasetyo, putra semata wayang Prabowo, turut menyambut di pintu masuk istana dan langsung menyalami SBY, AHY, serta anggota keluarga lainnya.

Di dalam lingkungan istana, rombongan keluarga SBY juga berkesempatan bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta istrinya, Selvi Ananda. Pertemuan hangat ini ditandai dengan salam-salaman yang akrab antara kedua keluarga.

Advertisements

Setelah rangkaian pertemuan tersebut, Presiden Prabowo bersama SBY dan keluarganya, serta Wapres Gibran, kemudian beranjak masuk ke dalam ruangan khusus. Sesuai agenda, sesi halalbihalal antara Prabowo dan SBY ini berlangsung secara tertutup, menunjukkan sifat pribadi dari pertemuan kedua tokoh penting tersebut.

Tidak hanya dengan Presiden ke-6 RI, dalam rangkaian acara yang sama, Presiden Prabowo juga mengadakan halalbihalal bersama Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) beserta keluarganya. Pertemuan antara Prabowo dan Jokowi di Istana Merdeka ini juga berlangsung tertutup, melengkapi momen silaturahmi kepresidenan.

Perlu diketahui, sepanjang hari Sabtu tersebut, mulai dari siang hingga petang, Presiden Prabowo memang membuka lebar pintu Istana Merdeka. Agenda utamanya adalah gelar griya (open house) dan halalbihalal bersama masyarakat umum serta sejumlah pejabat negara, sebuah tradisi yang merayakan kebersamaan Idulfitri.

Sebelum menjamu para pejabat dan presiden pendahulunya, Prabowo lebih dahulu berinteraksi dan beramah-tamah dengan ribuan masyarakat yang telah memadati area istana sejak pagi hari Sabtu. Tercatat, sekitar 4.000 hingga 5.000 orang dari berbagai kalangan masyarakat umum membanjiri Istana Merdeka untuk mengikuti acara gelar griya ini.

Acara gelar griya di Istana Kepresidenan RI pada momentum Hari Raya Idulfitri telah menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun selama masa pemerintahan Presiden Prabowo. Ini adalah wujud komitmen untuk membuka Istana Negara bagi masyarakat umum dalam semangat kebersamaan lebaran.

Para warga yang ingin bersilaturahmi langsung dengan presiden diarahkan masuk melalui pintu belakang istana, kemudian berjalan menuju area halaman tengah pusat pemerintahan. Di sana, mereka disuguhi aneka panganan khas lebaran yang menggiurkan, mulai dari ketupat dan opor ayam, empal gentong, hingga bakso.

Seluruh rangkaian acara halalbihalal dan gelar griya di istana ditutup secara resmi pada Sabtu petang, sekitar pukul 18.00 WIB, mengakhiri hari penuh kehangatan dan silaturahmi di kediaman resmi kepala negara.

Advertisements

Also Read

Tags