Asing net sell Rp 20,38 triliun, cek saham yang banyak dilego asing sepekan terakhir

Hikma Lia

BANYU POS  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Jumat (27/3/2026), memperpanjang tren pelemahan yang sudah terjadi sejak hari sebelumnya.

Advertisements

Tekanan jual, terutama dari investor asing, menjadi beban utama pergerakan pasar sepanjang pekan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG turun 0,93% atau 67,03 poin ke level 7.097,05. Sepanjang sesi, indeks bergerak dalam rentang 7.070 hingga 7.154.

Intip Saham yang Banyak Diburu Asing Selama Sepekan, Saat IHSG Terkoreksi ke 7.097

Advertisements

Dalam sepekan terakhir, IHSG tercatat melemah 0,56%. Pelemahan ini mencerminkan tekanan yang belum mereda di pasar saham domestik.

Meski aktivitas perdagangan terbilang ramai, tekanan jual tetap mendominasi. Volume transaksi mencapai 19,80 miliar saham dengan nilai Rp 11,77 triliun.

Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 379 saham turun, 274 saham naik, dan 167 saham stagnan.

Aksi jual investor asing menjadi sorotan utama. Pada perdagangan Jumat, asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,76 triliun di seluruh pasar.

Bahkan, secara akumulatif dalam sepekan terakhir, nilai net sell asing telah menembus Rp 20,38 triliun.

IHSG Ambruk di Akhir Pekan, Saham Big Banks Paling Banyak Dilego Asing, Jumat (27/3)

Besarnya arus keluar dana asing ini menjadi faktor penekan utama IHSG, sekaligus menandakan sentimen pasar yang masih cenderung berhati-hati.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing sepekan terakhir:

1. PT BanK Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,52 triliun

2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,13 triliun

3. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 802,01 miliar

4. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 656,86 miliar

5. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 602,1 miliar

6. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 349,7 miliar

7. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 349,7 miliar

8. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 177,35 miliar

9. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 142,95 miliar

10. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 135,66 miliar

  BCA Chart by TradingView

Advertisements

Also Read

Tags