Ajang Mangkunegaran Run yang dinanti-nantikan akan kembali memeriahkan kalender olahraga tahun ini. Edisi Mangkunegaran Run 2026 secara resmi telah mengantongi sertifikat internasional dari World Athletics, sebuah pengakuan bergengsi yang menjamin seluruh kategori lari memiliki jarak tempuh yang telah tersertifikasi dan diukur secara akurat sesuai standar global.
Kemeriahan acara lari ini dijadwalkan berlangsung pada 3 Mei 2026 di jantung Kota Solo, Jawa Tengah. Lebih dari sekadar ajang olahraga, Mangkunegaran Run merupakan bagian integral dari perayaan Adeging Mangkunegaran, memperkuat ikatan antara tradisi dan inovasi. Ade Wahjudi, Co-founder & COO Katadata Indonesia, dalam konferensi pers di Anjungan Tosari, Jakarta Pusat, Minggu (12/4), menegaskan, “Rutenya sudah disertifikasi oleh World Athletics yang bekerja sama dengan Association of International Marathons and Distance Races.” Penegasan ini kian menambah kredibilitas dan daya tarik acara di mata pelari profesional maupun amatir.
Antusiasme terhadap Mangkunegaran Run 2026 begitu tinggi, terbukti dengan partisipasi 7.750 peserta. Data menarik menunjukkan bahwa 52% dari peserta berasal dari luar Jawa Tengah, dan terdapat 22 pelari mancanegara dari 20 negara berbeda yang siap berlaga. “Tahun ini pesertanya tidak hanya dari Indonesia, setidaknya peserta mancanegara sudah mulai datang. Kami akan coba terus kembangkan lebih banyak peserta internasional,” ujar Ade, menandakan ambisi penyelenggara untuk membawa Mangkunegaran Run ke panggung global.
Perjalanan Mangkunegaran Run telah dimulai sejak empat tahun lalu, dengan gelaran perdana yang diikuti oleh 2.500 peserta. Lonjakan peserta tahun ini yang mencapai tiga kali lipat menunjukkan pertumbuhan pesat dan popularitas acara. Keberhasilan ini juga tercermin dari tiket Mangkunegaran Run yang ludes terjual dalam waktu kurang dari satu jam. Sebuah survei yang dilakukan Katadata turut menggarisbawahi kualitas penyelenggaraan, di mana 9 dari 10 peserta menyatakan kepuasan terhadap edisi sebelumnya. “Kami terus berusaha meningkatkan supaya (acara) ini mendapat cap internasional dengan kualitas lebih baik lagi,” tambah Ade, menegaskan komitmen pada standar yang tinggi.
Pengageng Mangkunegara, K.G.P.A.A. Mangkoenagoro X, menyoroti peran strategis ajang ini sebagai platform inovatif dalam memperkenalkan budaya kepada masyarakat luas. Kanjeng Gusti mengungkapkan bahwa Mangkunegaran berupaya menciptakan kegiatan yang dapat dirasakan langsung oleh berbagai kalangan. “Mangkunegaran Run ini menjadi jembatan yang sangat efektif menggabungkan antara sport, turisme, dan budaya,” kata beliau, menekankan sinergi harmonis antara kesehatan fisik, penjelajahan wisata, dan kekayaan tradisi.
Andreas Kansil, Race Director Mangkunegaran Run 2026, membeberkan detail rute lari yang akan dimulai dari Stadion Mangkunegaran dan berakhir dengan garis finis yang ikonik di depan Pura Mangkunegaran. Pemilihan rute ini dirancang khusus untuk tidak hanya menyajikan pengalaman berlari yang unik dan menantang, tetapi juga sekaligus memamerkan keindahan Kota Solo yang memesona. Lebih lanjut, agenda lari akbar ini turut melibatkan berbagai komunitas lari dan olahraga lainnya, memperkuat semangat kebersamaan dan sportivitas.




