
BANYU POS JAKARTA. PT RMK Energy Tbk (RMKE), emiten yang berfokus pada sektor logistik pertambangan batubara, secara resmi telah menuntaskan program pembelian kembali sahamnya atau buyback. Aksi korporasi ini berhasil diselesaikan pada tanggal 1 Mei 2026, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap nilai pemegang saham.
Melalui keterbukaan informasi yang disampaikan pada Senin (4/5/2026), Sekretaris Perusahaan RMK Energy, Muhtar, merinci bahwa perseroan telah berhasil mengakuisisi kembali sebanyak 11,47 juta lembar saham. Jumlah ini setara dengan 0,26% dari total modal ditempatkan dan disetor RMKE. Untuk mewujudkan aksi buyback ini, perusahaan telah mengalokasikan dana sebesar Rp 44,58 miliar, yang merepresentasikan 22,29% dari total perkiraan biaya yang telah direncanakan sebesar Rp 200 miliar.
Muhtar lebih lanjut menegaskan bahwa aksi korporasi pembelian kembali saham ini dipastikan tidak akan menimbulkan dampak signifikan terhadap berbagai aspek fundamental perusahaan. Ia memastikan kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha RMKE akan tetap berjalan normal dan stabil pasca-buyback.
Meskipun demikian, pergerakan saham RMKE di pasar modal menunjukkan tren pelemahan. Pada penutupan perdagangan Senin (4/5), saham perseroan tercatat melemah 2,17% atau turun 70 poin, mengakhiri hari di level Rp 3.150 per saham. Penurunan ini merupakan bagian dari tren yang lebih besar, mengingat sepanjang tahun berjalan ini, nilai saham RMKE telah terkoreksi signifikan sebesar 46,84%.




