Pefindo sematkan peringkat idAAA untuk Indosat (ISAT), prospek stabil

Hikma Lia

BANYU POS – JAKARTA. PT Indosat Tbk (ISAT), salah satu pemain utama di industri telekomunikasi nasional, kembali menegaskan posisi finansialnya dengan meraih pengakuan bergengsi. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) secara resmi memberikan peringkat idAAA, level tertinggi, bagi perusahaan tersebut, mencerminkan kualitas kredit dan fundamental bisnis yang sangat kuat. Peringkat ini juga berlaku untuk instrumen obligasi dan sukuk Indosat yang saat ini masih beredar di pasar.

Advertisements

Dalam keterangan resminya yang dikutip pada Kamis (14/5/2026), Ayuningtyas Nur dan Fella Vina dari Pefindo menjelaskan detail penetapan peringkat tersebut. Pefindo menegaskan peringkat idAAA untuk Indosat dan seluruh obligasi yang masih berlaku, serta idAAA(sy) untuk instrumen sukuknya. Lebih lanjut, prospek yang diberikan Pefindo untuk peringkat perusahaan telekomunikasi ini adalah “stabil”, mengindikasikan pandangan positif terhadap kinerja masa depan Indosat.

Penilaian Pefindo tersebut didasarkan pada sejumlah faktor fundamental yang kokoh. Peringkat idAAA ini, terang Pefindo, merupakan cerminan dari kuatnya potensi dukungan yang berkelanjutan dari para pemegang saham Indosat. Selain itu, perusahaan dinilai memiliki posisi pasar yang sangat solid di tengah ketatnya persaingan industri telekomunikasi, serta keunggulan dalam menjaga margin laba pada level yang kuat secara konsisten.

Keunggulan Indosat juga terlihat dari daya saingnya yang impresif di kancah telekomunikasi nasional. Perusahaan mampu beradaptasi dan berkembang pesat, selaras dengan lonjakan pertumbuhan layanan digital serta peningkatan kebutuhan konektivitas data yang tak terbendung di era modern ini.

Advertisements

Investor Masih Memburu SBN Ritel, Penjualan ST016 Tembus 37%

Meskipun demikian, dalam laporan analisisnya, Pefindo turut mencermati beberapa faktor pembatas yang perlu diperhatikan dalam penilaian kredit Indosat. Salah satunya adalah struktur permodalan perusahaan yang dinilai moderat. Selain itu, tingkat persaingan yang intens dan dinamis di sektor telekomunikasi Indonesia juga menjadi catatan penting bagi peringkat tersebut.

Pefindo menggarisbawahi potensi penurunan peringkat apabila Indosat melakukan langkah ekspansi yang terlalu agresif, khususnya jika dibiayai oleh utang dalam jumlah yang jauh melampaui proyeksi saat ini. Penurunan peringkat bisa terjadi jika peningkatan utang tersebut tidak diimbangi dengan pertumbuhan pendapatan maupun margin laba yang signifikan dalam jangka pendek hingga menengah.

Lebih lanjut, dalam laporannya Pefindo juga menegaskan bahwa peringkat idAAA ini dapat diturunkan apabila terjadi penurunan substansial dalam hubungan perusahaan dengan para pemegang saham atau berkurangnya dukungan yang signifikan dari mereka.

Advertisements

Also Read

Tags