
JAKARTA, BANYU POS – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali akhir pekan dengan performa impresif. Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (29/5/2026), IHSG berhasil menguat signifikan sebesar 87,68 poin atau 1,43% ke level 6.217,87.
Aktivitas perdagangan mencatatkan dinamika yang cukup tinggi, dengan total volume mencapai 22 miliar saham. Nilai transaksi keseluruhan selama sesi pertama ini tercatat sebesar Rp 16,05 triliun. Secara statistik, pasar menunjukkan optimisme dengan 319 saham berhasil mencatatkan kenaikan, sementara 333 saham melemah dan 161 saham lainnya berakhir stagnan.
Tren Sektoral dan Penggerak Pasar
Penguatan indeks utama hari ini didorong oleh dominasi tujuh sektor yang melaju di zona hijau. Sektor barang baku memimpin laju dengan kenaikan sebesar 4,69%, diikuti oleh sektor infrastruktur yang menguat 3,18%, serta sektor energi dengan pertumbuhan 3,01%.
Di sisi lain, terdapat empat sektor yang harus berjuang di zona merah. Sektor keuangan menjadi yang terdalam pelemahannya dengan koreksi sebesar 0,24%. Selain itu, sektor barang konsumen non-siklikal turut melemah 0,22%, disusul oleh sektor properti yang turun tipis sebesar 0,17%.
Daftar Saham Top Gainers dan Losers LQ45
Dalam jajaran indeks LQ45, beberapa saham mencatatkan pergerakan harga yang menonjol sepanjang sesi pertama. Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers adalah PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) dengan kenaikan 24,75%, disusul PT Barito Pacific Tbk (BRPT) sebesar 23,15%, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang naik 10,29%.
Sementara itu, tekanan jual tampak memengaruhi beberapa emiten yang masuk dalam daftar top losers, yakni PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) yang terkoreksi 5,40%, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun 3,12%, serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) yang melemah 2,61%.
IHSG Menguat pada Perdagangan Jumat (29/5) Pagi, CUAN, BRPT, DEWA Top Gainers LQ45
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat signifikan sebesar 1,43% ke level 6.217,87 pada perdagangan sesi pertama Jumat (29/5/2026). Penguatan ini didukung oleh kenaikan sektor barang baku, infrastruktur, dan energi, dengan total nilai transaksi mencapai Rp16,05 triliun dari 22 miliar saham yang diperdagangkan.
Dalam jajaran indeks LQ45, saham CUAN, BRPT, dan AMMN menjadi penopang utama sebagai top gainers dengan kenaikan yang mencolok. Di sisi lain, tekanan jual menekan sejumlah emiten seperti UNVR, CPIN, dan BBTN, yang masuk dalam daftar top losers pada penutupan sesi tersebut.




