IHSG naik 1,74%, simak rekomendasi saham AMMN, CTRA, dan HRTA Rabu (22/7)

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,74% atau naik 108,24 poin ke level 6.340,02 pada perdagangan Selasa (21/7/2026). Penguatan indeks didorong oleh meningkatnya minat beli investor di sejumlah sektor, sehingga membuka peluang pergerakan positif pada perdagangan berikutnya.

Advertisements

Sejumlah analis pun merilis rekomendasi teknikal untuk beberapa saham pilihan yang layak dicermati pada perdagangan Rabu (22/7/2026). Berikut ulasan lengkapnya.

1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

Advertisements

Secara teknikal, saham AMMN berhasil menembus atau breakout di atas level resistance psikologis Rp 4.000. Pergerakan ini didukung oleh peningkatan volume transaksi serta indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang masih menunjukkan tren positif.

Kondisi tersebut mengindikasikan momentum bullish pada saham emiten tambang tersebut masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek. Selama harga mampu bertahan di atas area breakout, peluang penguatan lanjutan masih terbuka.

Rekomendasi: Trading Buy

Support: Rp 4.000

Resistance: Rp 4.350

Reza Diofanda, BRI Danareksa Sekuritas

Prospek Kripto 2026 Masih Cerah, Bitcoin Berpeluang Tembus US$ 100.000?

2. PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Saham CTRA membentuk pola white candlestick atau marubozu yang disertai penguatan indikator Relative Strength Index (RSI) dan kenaikan volume transaksi. Sinyal ini mencerminkan adanya dorongan beli yang cukup kuat.

Namun, indikator Stochastic saat ini telah berada di area overbought. Kondisi tersebut membuat saham CTRA rawan mengalami aksi ambil untung atau sell on strength (SOS), terutama apabila gagal menembus area resistance di kisaran Rp 590 hingga Rp 630.

Rekomendasi: Sell on Strength / Trading Buy

Support: Rp 530

Resistance: Rp 675

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

IHSG Diproyeksi Menguat Rabu (22/7), Investor Waspadai Hasil RDG BI dan Profit Taking

3. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)

Secara teknikal, saham HRTA masih bergerak sideways dalam rentang harga Rp 1.880 hingga Rp 1.980. Meski demikian, indikator MACD menunjukkan penguatan tren yang sejalan dengan pergerakan RSI yang berada di atas level 50.

Didukung peningkatan volume perdagangan, investor dapat mencermati peluang buy on breakout apabila harga mampu menembus level Rp 1.980. Jika breakout berhasil terjadi, saham HRTA berpotensi melanjutkan penguatan menuju area resistance berikutnya.

Rekomendasi: Buy on Breakout (di atas 1.980)

Support: Rp 1.850

Resistance: Rp 2.150

Oktavianus Audi, Kiwoom Sekuritas Indonesia

Dengan IHSG yang kembali ditutup di zona hijau, pelaku pasar dapat mencermati pergerakan saham-saham pilihan tersebut sambil tetap memperhatikan level support dan resistance masing-masing. Meski prospek teknikal terlihat positif, investor disarankan tetap menerapkan manajemen risiko dan disiplin dalam menentukan strategi transaksi.

Advertisements

Also Read

Tags