BANYU POS Simak profil emiten SINI yang sahamnya diborong oleh PTRO. PT Singaraja Putra Tbk (BEI: SINI) merupakan emiten yang kini menjadi perhatian investor retail.
Perseroan yang sebelumnya dikenal sebagai perusahaan pengembang properti kini melakukan transformasi bisnis.
Kini, SINI akan memperkuat sektor pertambangan batubara melalui sejumlah aksi korporasi, termasuk akuisisi dan rights issue bernilai triliunan rupiah.
Saham Terbang Pasca Suspensi, Cek Profil Emiten ZATA, Lini Usaha, dan Kinerjanya
Melansir laman BEI, PT Petrosea Tbk (PTRO) meningkatkan investasinya di SINI dengan membeli 239,11 juta saham pada harga Rp5.000 per saham pada 23 Juli 2026.
Setelah transaksi tersebut, kepemilikan PTRO naik menjadi 239,11 juta saham atau setara 19,88%, dari sebelumnya hanya sekitar 0,25%. Langkah ini memperkuat sinergi bisnis antara kedua perusahaan, terutama pada proyek jasa pertambangan.
Adapun, pergerakan saham SINI dalam sepekan terakhir telah naik 29,44% ke Rp7.475/saham data perdagangan Senin (27/7).
Lalu, seperti apa profil emiten SINI? Cek informasi menarik selengkapnya.
DOID Segera Buyback Saham: Intip Profil Emiten dari Lini Usaha hingga Kinerjanya
Profil Singkat Perusahaan Keterangan Informasi Nama Perusahaan PT Singaraja Putra Tbk Kode Saham SINI Tahun IPO 2020 Sektor Properti dan Real Estat (bertransformasi ke sektor tambang) Kantor Pusat Samarinda, Kalimantan Timur
Dividen Final SMDR Rp12 per Saham: Cek Profil Emiten Logistik dan Kargo Ini
Lini Usaha
Secara historis, SINI bergerak pada sektor properti dengan fokus di Kalimantan Timur, meliputi:
- pengembangan kawasan perumahan;
- pembangunan ruko dan properti komersial;
- pengembangan lahan (land bank);
- investasi properti.
Namun, dalam beberapa tahun terakhir perseroan mulai melakukan transformasi bisnis ke sektor sumber daya alam melalui investasi pada perusahaan tambang batubara.
Arah baru tersebut diperkuat dengan masuknya Grup Petrindo sebagai investor strategis serta akuisisi berbagai aset pertambangan.
GGRM Akan Tebar Dividen Jumbo: Investor Raup Rp800 per Saham, Cek Profil Emiten Ini
Sinergi dengan PT Petrosea Tbk (PTRO)
Hubungan SINI dengan PTRO sebenarnya telah terjalin sebelum PTRO menjadi pemegang saham utama.
Pada Agustus 2024, Petrosea memperoleh kontrak jasa pertambangan dari PT Pasir Bara Prima (PBP), anak usaha SINI.
Kontrak tersebut memiliki estimasi nilai sekitar Rp17,4 triliun (sekitar US$1,08 miliar) selama umur tambang (life of mine), mencakup kegiatan pengupasan lapisan tanah penutup (overburden removal), produksi batubara, hingga pembangunan infrastruktur jalan tambang di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Dengan masuknya PTRO sebagai pemegang hampir 20% saham SINI, kolaborasi operasional kedua perusahaan diperkirakan akan semakin erat.
Pabrik VKTR Diresmikan Presiden Prabowo, Cek Profil Emiten hingga Kinerjanya
Aksi Korporasi Terbaru
Pada Juli 2026, SINI mengumumkan sejumlah aksi korporasi besar, antara lain:
- Rights issue senilai sekitar Rp3,6 triliun.
- Akuisisi PT Kemilau Mulia Sakti (KMS) dengan nilai sekitar Rp1,73 triliun.
- Masuknya investor strategis, termasuk PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Autum Prima Indonesia, Ever Grace International Trading Limited, dan PT Deli Indonesia Raya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari transformasi perseroan menuju perusahaan yang memiliki eksposur lebih besar pada sektor energi dan pertambangan.
Kinerja Keuangan Terbaru
Berdasarkan laporan BEI, pendapatan SINI masih berasal dari kombinasi bisnis properti dan kontribusi dari entitas anak.
Saham SINI mencatatkan kinerja yang jauh lebih baik pada kuartal I-2026 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp8,6 miliar, berbalik dari rugi Rp11,0 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Laba bersih per saham (EPS) juga meningkat menjadi Rp17,95 per lembar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh pendapatan yang melonjak menjadi Rp273,9 miliar, atau naik sekitar 178,9% secara tahunan (YoY) dibandingkan Rp98,2 miliar pada kuartal I-2025.
Sejalan dengan itu, laba kotor meningkat menjadi Rp58,9 miliar dari Rp23,9 miliar, sedangkan EBITDA melonjak menjadi Rp32,5 miliar dibandingkan hanya Rp3,2 miliar pada periode yang sama tahun lalu.
Demikian informasi mengenai profil emiten SINI yang sahamnya diborong oleh PTRO.
Tonton: Investor Asing Ramai-Ramai Keluar dari Indonesia, Ini Penyebabnya




