Amankan pendapatan hingga 2030, Ancora (OKAS) raih kontrak strategis US$ 60 juta

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS), emiten yang bergerak di bidang solusi terintegrasi bahan kimia dan eksplosif pertambangan, melalui PT Kemitraan MNK BME (KMB), berhasil mengamankan dua kontrak strategis penyediaan solusi eksplosif pertambangan dengan total nilai sekitar US$ 60 juta untuk mendukung operasi tambang batubara di Kalimantan.

Advertisements

Kontrak tersebut terdiri dari US$ 11 juta untuk mendukung operasi perusahaan tambang internasional di Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. OKAS kembali dipercaya sebagai mitra penyedia jasa eksplosif, melanjutkan kolaborasi yang telah terjalin melalui kinerja operasional yang konsisten.

Selain itu, terdapat perpanjangan kontrak senilai sekitar US$ 49 juta dengan kontraktor jasa pertambangan yang mengoperasikan salah satu tambang di Kalimantan Selatan yang merupakan tambang batubara terbesar ketiga di Indonesia.

Advertisements

Kedua kontrak tersebut merupakan kontrak jangka panjang hingga tahun 2029-2030, sehingga semakin menegaskan trajektori pendapatan OKAS dalam jangka panjang.

Saham TOWR Keluar dari Indeks LQ45, Analis: Dampaknya Hanya Bersifat Teknikal

Direktur Utama Ancora Indonesia Resources Ratno Paskalis Hendrawan menyatakan, keberhasilan memperoleh kedua kontrak ini merupakan wujud kepercayaan pelanggan terhadap kapabilitas operasional, standar keselamatan, dan kualitas layanan yang OKAS berikan secara konsisten.

“Selain memperkuat posisi kami sebagai penyedia solusi eksplosif pertambangan di Indonesia, kontrak-kontrak ini juga menegaskan trajektori pendapatan perusahaan hingga tahun 2030,” ujar dia dalam keterbukaan informasi, Kamis (6/8).

Dia melanjutkan, OKAS akan terus berkomitmen menghadirkan solusi eksplosif yang aman, andal, dan bernilai tambah bagi pelanggan, sekaligus menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham. Untuk ke depannya, OKAS optimistis dapat terus memperluas portofolio proyek melalui penguatan kompetensi, inovasi, dan kemitraan strategis di sektor pertambangan.

Sebagai informasi, OKAS merupakan salah satu pemain terkemuka di Indonesia dalam manufaktur Amonium Nitrat dan penyediaan solusi eksplosif pertambangan. Perusahaan ini didukung oleh kapabilitas produksi aksesori bahan eksplosif, produk kimia lainnya, serta layanan logistik yang terintegrasi.

PT Kemitraan MNK BME (KMB) merupakan anak usaha PT Multi Nitrotama Kimia (entitas anak OKAS) Joint Venture dengan perusahaan eksplosif tambang terkemuka dunia yaitu PT BME Indonesia yang merupakan bagian dari Omnia Group (perusahaan pertambangan dan agrikultur global terkemuka yang berbasis di Afrika Selatan).

KMB menyediakan solusi eksplosif pertambangan secara menyeluruh, baik untuk tambang terbuka maupun tambang bawah tanah, mulai dari perencanaan eksplosif, penyediaan bahan peledak, hingga pelaksanaan eksplosif. Dalam menjalankan operasinya, KMB memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung perencanaan, pelaksanaan, dan pemantauan operasi guna meningkatkan keandalan operasional, produktivitas, serta standar keselamatan kerja. 

Waskita Karya (WSKT) Catat Rugi Rp 1,91 Triliun per Semester I 2026

Advertisements

Also Read

Tags