IHSG masih berpeluang menguat pada Senin (7/9), ini saham rekomendasi analis

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan awal pekan. Koreksi yang terjadi pada perdagangan akhir pekan kemarin dinilai masih sebagai koreksi sehat setelah IHSG mengalami penguatan.

Advertisements

IHSG ditutup melemah 0,47% ke level 6.636 pada perdagangan Jumat (4/9/2026). Meski terkoreksi pada perdagangan terakhir, IHSG tercatat menguat 1,82% sepanjang pekan ini.

Praktisi Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto mengatakan, secara teknikal IHSG masih berada dalam tren menguat.

Advertisements

Adhi Karya (ADHI) dan PT PP (PTPP) Tunggu Arahan untuk Merger BUMN Karya

“IHSG dalam tren menguat dan menyelesaikan pengujian level 6.600 sebagai support baru,” ujar William kepada Kontan, Minggu (6/9/2026).

William melihat, masih terdapat peluang bagi IHSG untuk menguji level yang lebih tinggi pada September 2026.

Salah satu katalis teknikalnya adalah adanya gap pada level 6.704 yang terbentuk pada 13 Mei 2026. Menurutnya, level tersebut berpotensi menjadi target kenaikan IHSG pada September ini.

Dari sisi indikator teknikal, pergerakan IHSG juga masih berada di atas moving average (MA) 5. Kondisi tersebut mengindikasikan tren kenaikan yang masih kuat.

“Secara teknikal, pergerakan IHSG masih di atas indikator MA5 yang mengindikasikan strong uptrend, sehingga koreksi yang terjadi pada hari Jumat kemarin terhitung sebagai koreksi sehat,” jelas William.

Dengan kondisi tersebut, William menyimpulkan, bahwa IHSG masih berpotensi menguat. Koreksi pada perdagangan terakhir dinilai lebih mencerminkan aksi profit taking ketimbang perubahan tren.

Untuk perdagangan berikutnya pada Senin (7/9/2026), William memperkirakan IHSG bergerak dalam rentang 6.612-6.704.

Sejalan dengan prospek IHSG tersebut, investor juga dapat mencermati sejumlah saham yang dinilai memiliki peluang penguatan. 

William merekomendasikan investor untuk mencermati saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan rekomendasi buy dan target harga di kisaran Rp 2.800-Rp 2.820 per saham.

Selain itu, saham PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) juga direkomendasikan buy dengan estimasi target harga Rp 5.000 per saham.

Harga Emas Antam Stagnan Rp 2.649.000 per Gram pada Hari Minggu (6/9)

Advertisements

Also Read

Tags