KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau Surge menerima surat pengunduran diri dari dua pengurus Perseroan, yakni Komisaris Utama Hashim S. Djojohadikusumo dan Direktur Henny Santoso.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan Perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 1 Oktober 2026, Hashim mengajukan pengunduran diri melalui surat tertanggal 29 September 2026 yang diterima Perseroan pada 30 September 2026.
Dalam surat tersebut, Hashim mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komisaris Utama Perseroan dan meminta Perseroan mengambil tindakan yang diperlukan, termasuk menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
Makin Berotot, Rupiah Spot Menguat 0,45% ke Rp 17.886 per Dolar AS Jumat (2/10) Siang
Henny Santoso juga mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan melalui surat tertanggal 1 Oktober 2026 yang diterima Perseroan pada hari yang sama. Pengunduran diri tersebut akan berlaku efektif sesuai dengan peraturan perundang-undangan, Anggaran Dasar Perseroan, dan keputusan RUPS.
Dalam suratnya, Henny meminta Perseroan mengambil tindakan korporasi dan administratif yang diperlukan, termasuk menyelenggarakan RUPS.
Selanjutnya, WIFI akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 21 Oktober 2026. Agenda rapat mencakup perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
“Kedua permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang telah diumumkan dan akan diselenggarakan pada hari Rabu, 21 Oktober 2026,” demikian tertulis dalam keterbukaan informasi WIFI, Jumat (2/10/2026).
IHSG Turun 0,32% ke 5.990 Sesi I Jumat (2/10), Saham WIFI, AMMN, AMRT Top Losers LQ45
Sesuai Pasal 8 ayat (3) juncto Pasal 27 POJK 33/2014 dan Anggaran Dasar Perseroan, kedua permohonan pengunduran diri tersebut akan diputuskan dalam RUPSLB dalam jangka waktu 90 hari setelah Perseroan menerima masing-masing surat pengunduran diri.
Di pasar saham, harga saham WIFI terpantau melemah pada perdagangan Jumat (2/10/2026). Pada perdagangan sesi I hari ini, saham WIFI turun 11,15% atau 180 poin ke level Rp 1.435 per saham.




