Penguatan saham MAPI ditopang fundamental, cermati rekomendasi analis

Hikma Lia

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) menyita perhatian pelaku pasar beberapa waktu belakangan.

Advertisements

Saham emiten sektor ritel tersebut mencatatkan penguatan signifikan sepanjang 2026 dan melampaui kinerja emiten sejenis.

Hingga akhir perdagangan Rabu (14/10/2026), harga saham MAPI berada di level Rp 1.565 per saham, naik 8,68% dibandingkan perdagangan hari sebelumnya. Secara tahun berjalan, saham ini telah melonjak 34,33%.  

Advertisements

Saham Energi Terbarukan Berjatuhan, Begini Rekomendasi Analis

Equity Research Analyst Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo mengatakan, kenaikan saham MAPI didukung pertumbuhan fundamental yang solid, terutama kinerja semester I-2026, serta sentimen positif pasar. 

Menilik laporan keuangan per 30 Juni 2026, MAPI meraih pendapatan bersih sebesar Rp 24,15 triliun. Raihan tersebut tumbuh 23,36% dari periode sama tahun lalu Rp 19,58 triliun. 

  MAPI Chart by TradingView  

Dari sisi bottom line, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk alias laba bersih MAPI mencapai Rp 1,21 triliun di paruh pertama 2026. Ini tumbuh 26,49% secara tahunan dari Rp 960,92 miliar. 

“Namun, kenaikan harga saham yang signifikan membuat investor perlu mencermati keberlanjutan pertumbuhan laba dan valuasi saham,” kata Azis kepada Kontan, Rabu (14/10/2026).

Kinerja SSIA Diproyeksi Positif di 2026, Cermati Rekomendasi Analis

Ke depan, Azis juga bilang prospek MAPI hingga 2027 masih positif. Ini ditopang momentum belanja akhir tahun, ekspansi gerai, dan portofolio jenama yang kuat. 

Kendati begitu, MAPI juga menghadapi sejumlah tantangan meliputi daya beli masyarakat, pelemahan rupiah yang meningkatkan biaya impor, serta tekanan margin dan biaya operasional.

Azis merekomendasikan trading buy untuk saham MAPI dengan target harga Rp 1.700 per saham.

Advertisements

Also Read

Tags