IHSG Dibuka Naik Tipis ke 8.323, MAPI, HEAL dan DSSA Top Gainers LQ45, Kamis (6/11)

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali sesi perdagangan hari ini dengan langkah positif, mencatatkan penguatan tipis setelah berhasil mempertahankan posisinya di zona hijau pada penutupan kemarin.

Advertisements

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang terpantau via RTI, IHSG tercatat menguat sebesar 0,06% atau naik 5,39 poin, menempatkan posisinya pada level 8.323,92. Penguatan ini terjadi pada pembukaan perdagangan Kamis, 6 November 2025, tepat pukul 09.02 WIB.

Kinerja positif IHSG ini didorong oleh solidnya pergerakan tujuh dari total sebelas indeks sektoral yang terdaftar di BEI. Sektor-sektor yang menjadi motor penggerak kenaikan ini mencakup transportasi, perindustrian, energi, keuangan, barang konsumer non primer, infrastruktur, serta properti dan real estate, menunjukkan optimisme pasar yang cukup merata.

IHSG Menguat ke Level 8.318, Cermati Saham Net Sell Terbesar Asing Kemarin (5/11)

Advertisements

Aktivitas perdagangan saham di BEI pada sesi pagi ini cukup ramai, tercatat dengan total volume mencapai 1,32 miliar saham dan nilai transaksi yang menembus angka Rp 1,73 triliun. Secara keseluruhan, sebanyak 245 saham berhasil menguat, sementara 157 saham terkoreksi, dan 225 saham lainnya terpantau stagnan.

Di antara saham-saham unggulan yang masuk dalam indeks LQ45, beberapa emiten berhasil mencatatkan kenaikan signifikan. Top gainers LQ45 pagi ini didominasi oleh PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) yang melesat 2,84% menjadi Rp 1.450 per saham. Disusul oleh PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) yang menguat 1,40% ke level Rp 1.445 per saham, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan kenaikan 1,50% menjadi Rp 89.525 per saham.

HEAL Chart by TradingView

IHSG Berpotensi Terkoreksi pada Perdagangan Kamis (6/11/2025), Ini Sentimennya

Kendati demikian, tidak semua saham mengakhiri sesi pagi dengan positif. Beberapa emiten yang termasuk dalam indeks LQ45 harus mengalami koreksi. Tiga top losers LQ45 tercatat adalah PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), yang turun 3,41% ke level Rp 1.275 per saham. Kemudian diikuti oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) yang melemah 2,47% menjadi Rp 1.185 per saham, serta PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang terkoreksi 1,77% ke Rp 1.110 per saham.

Advertisements

Also Read

Tags