
BANYU POS JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menjadi sorotan para investor dengan potensi penguatan yang signifikan pada perdagangan Senin, 17 November 2025. Proyeksi optimis ini muncul meskipun pada penutupan perdagangan Jumat, 14 November 2025, IHSG sempat mengalami koreksi tipis 0,02% dan berakhir di level 8.370,43.
Head of Research Retail MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangan positif terhadap pergerakan IHSG ke depan. Berdasarkan analisis teknikal yang mendalam, ia menjelaskan bahwa dalam skenario terbaiknya, IHSG saat ini diinterpretasikan berada pada bagian dari gelombang (iii) dari gelombang [iii]. Formasi gelombang ini mengindikasikan adanya momentum kenaikan yang kuat dan berkelanjutan dalam jangka pendek.
Lebih lanjut, Herditya memproyeksikan bahwa IHSG berpeluang untuk melesat dan menguji rentang level 8.487 hingga 8.539. Para investor diharapkan untuk mencermati potensi penguatan ini, namun tetap waspada terhadap area support atau koreksi berikutnya yang diperkirakan berada di level 8.279 hingga 8.332 sebagai titik krusial. Analisis ini disampaikan dalam riset terbaru yang dirilis oleh MNC Sekuritas pada Senin, 17 November 2025.
Menyikapi dinamika pasar modal dan peluang yang ada, MNC Sekuritas juga merilis sejumlah rekomendasi saham pilihan yang menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini. Berikut adalah ulasan lengkap mengenai saham-saham tersebut beserta target harga dan batas risiko yang direkomendasikan:
1. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA)
Saham ESSA menunjukkan kinerja yang menjanjikan dengan penguatan 3,82% ke level Rp 680, didukung oleh volume pembelian yang substansial. Secara teknikal, posisi ESSA diperkirakan sedang memulai gelombang ii dari gelombang (c), menandakan potensi kenaikan lebih lanjut setelah fase konsolidasi atau koreksi minor.
- Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 630–Rp 660
- Target Harga: Rp 710, Rp 760
- Stop Loss: Di bawah Rp 605
2. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA)
Meskipun HRTA terkoreksi 4,21% ke level Rp 1.365 dengan munculnya tekanan jual yang signifikan, saham ini masih menarik untuk diperhatikan. Selama mampu bertahan di atas level stop loss Rp 1.330, posisi HRTA saat ini diinterpretasikan berada pada bagian dari gelombang (a) dari gelombang [b], mengisyaratkan peluang pembalikan arah atau penguatan terbatas.
- Rekomendasi: Speculative Buy Rp 1.345–Rp 1.365
- Target Harga: Rp 1.455, Rp 1.535
- Stop Loss: Di bawah Rp 1.330
3. PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS)
Saham SSMS berhasil menguat tipis 0,99% ke level Rp 1.535, didukung oleh peningkatan volume pembelian yang solid. Analisis teknikal menunjukkan bahwa SSMS diperkirakan berada pada bagian dari gelombang v dari gelombang (c) dari gelombang [b], yang mengindikasikan potensi kelanjutan tren positif dalam waktu dekat.
- Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 1.460–Rp 1.530
- Target Harga: Rp 1.570, Rp 1.690
- Stop Loss: Di bawah Rp 1.430
4. PT Wintermar Offshore Marine Tbk (WINS)
WINS menunjukkan kinerja yang kuat dengan penguatan 2,75% ke level Rp 448, diiringi oleh peningkatan signifikan pada volume pembelian. Saat ini, posisi WINS diperkirakan berada di awal gelombang Y dari gelombang (B), menandakan potensi pergerakan naik yang kuat seiring dengan sentimen pasar yang positif.
- Rekomendasi: Buy on Weakness Rp 436–Rp 444
- Target Harga: Rp 454, Rp 478
- Stop Loss: Di bawah Rp 432




