
KONTAN.CO.ID
(10 Desember 2025)
Pernyataan FOMC The Federal Reserve
The Federal Reserve telah merilis pernyataan terbaru dari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), yang menyoroti pergerakan penting dalam kebijakan moneter. Berdasarkan indikator-indikator terkini, aktivitas ekonomi Amerika Serikat menunjukkan ekspansi pada laju yang moderat. Namun, pasar tenaga kerja mulai menunjukkan tanda-tanda perlambatan, dengan pertambahan lapangan kerja yang melambat sepanjang tahun ini dan tingkat pengangguran yang sedikit meningkat hingga September. Di sisi lain, tekanan inflasi terpantau mengalami kenaikan sejak awal tahun dan masih berada di level yang cukup tinggi.
Di tengah kondisi tersebut, FOMC menegaskan kembali komitmennya terhadap mandat ganda The Fed, yaitu mencapai tingkat penyerapan tenaga kerja maksimum dan menjaga inflasi stabil di level 2 persen dalam jangka panjang. Komite juga mengakui bahwa ketidakpastian seputar prospek ekonomi masih tinggi. Oleh karena itu, The Fed sangat mewaspadai risiko pada kedua sisi mandatnya, khususnya menilai adanya peningkatan risiko penurunan terhadap ketenagakerjaan dalam beberapa bulan terakhir.
Sejalan dengan tujuan-tujuan ini dan mempertimbangkan adanya pergeseran dalam keseimbangan risiko ekonomi, Komite akhirnya mengambil keputusan signifikan. The Fed memutuskan untuk menurunkan kisaran target suku bunga dana federal (federal funds rate) sebesar 1/4 poin persentase, membawanya ke level 3-1/2 hingga 3-3/4 persen. Keputusan ini menandai langkah proaktif The Fed dalam menanggapi dinamika ekonomi. Ke depan, Komite akan terus mencermati data ekonomi yang masuk, prospek yang berkembang, serta keseimbangan risiko untuk menentukan besaran dan waktu penyesuaian tambahan pada target suku bunga. Komitmen kuat untuk mendukung penyerapan tenaga kerja maksimum dan mengembalikan inflasi ke target 2 persen tetap menjadi prioritas utama The Fed.
Untuk memastikan sikap kebijakan moneter yang tepat, Komite menegaskan akan terus memantau dengan seksama implikasi dari informasi-informasi baru terhadap prospek ekonomi. The Fed menyatakan kesiapannya untuk menyesuaikan kebijakan moneter jika muncul risiko yang berpotensi menghambat pencapaian tujuan-tujuannya. Dalam proses penilaian ini, Komite akan mempertimbangkan berbagai data komprehensif, meliputi indikator kondisi pasar tenaga kerja, tekanan inflasi dan ekspektasi inflasi, serta perkembangan dalam sektor keuangan dan dinamika ekonomi internasional.
Selain penyesuaian suku bunga, Komite juga menyampaikan bahwa saldo cadangan telah menurun ke tingkat yang memadai. Oleh karena itu, The Fed akan memulai pembelian sekuritas Treasury berjangka pendek sesuai kebutuhan. Langkah ini bertujuan untuk menjaga pasokan cadangan yang memadai secara berkelanjutan dalam sistem keuangan.
Keputusan kebijakan moneter ini disetujui oleh mayoritas anggota. Anggota yang memberikan suara setuju antara lain Jerome H. Powell (Ketua), John C. Williams (Wakil Ketua), Michael S. Barr, Michelle W. Bowman, Susan D. Collins, Lisa D. Cook, Philip N. Jefferson, Alberto G. Musalem, dan Christopher J. Waller. Namun, terdapat perbedaan pandangan dari beberapa anggota. Stephen I. Miran memilih untuk menurunkan kisaran target federal funds rate sebesar 1/2 poin persentase, sedangkan Austan D. Goolsbee dan Jeffrey R. Schmid lebih memilih untuk tidak melakukan perubahan sama sekali pada kisaran target federal funds rate dalam pertemuan kali ini.




