BANYU POS JAKARTA. Aksi divestasi saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) oleh investor asal China, Chengdong Corporation, terpantau masih berlanjut secara masif. Penjualan saham ini dilakukan dalam rentetan hari perdagangan yang progresif.
Berdasarkan informasi keterbukaan publik, Chengdong Corporation secara akumulatif telah melepas sekitar 3,71 miliar saham BUMI. Meskipun demikian, per 29 Desember 2025, kepemilikan Chengdong Corporation atas emiten pertambangan ini masih tercatat sebanyak 22,27 miliar saham.
Rangkaian transaksi penjualan dimulai pada 1 Desember 2025, di mana Chengdong Corporation melakukan dua kali pelepasan saham yang signifikan. Pertama, sebanyak 160,32 juta saham dijual dengan harga Rp 246 per saham, menghasilkan dana senilai Rp 39,44 miliar. Tak berhenti di situ, transaksi kedua mencatatkan pelepasan 300 juta saham BUMI pada harga Rp 244, setara dengan Rp 73,20 miliar. Dengan demikian, pada hari itu saja, perusahaan asal Tiongkok tersebut berhasil meraup total Rp 112,64 miliar dari pasar modal.
IHSG Berpotensi Konsolidasi pada Akhir 2025, Investor Diminta Lebih Selektif
Aksi penjualan saham ini terus berlanjut pada 3 Desember 2025, ketika Chengdong Corporation kembali menjual 195 juta saham BUMI di harga Rp 243, mengantongi Rp 47,38 miliar. Sehari setelahnya, pada 4 Desember 2025, sebanyak 174,33 juta saham dilepas dengan harga Rp 242, menghasilkan Rp 42,18 miliar. Momentum penjualan terus berjalan, dengan 207 juta saham BUMI terjual di harga Rp 238 pada 5 Desember 2025, menggambarkan upaya Chengdong untuk mengurangi kepemilikannya.
Pada 8 Desember 2024, Chengdong Corporation kembali melakukan dua kali transaksi penjualan, yakni 300 juta saham pada harga Rp 245 dan 230,11 juta saham pada harga Rp 248. Kemudian, pada 9 Desember 2025, tercatat tiga kali transaksi penjualan saham, meskipun rincian jumlah sahamnya tidak disebutkan secara rinci. Tren serupa berlanjut pada 10 Desember 2025, dengan empat kali transaksi penjualan saham yang juga tidak merinci jumlah pastinya.
Divestasi saham kembali terpantau pada 11 Desember 2025, saat Chengdong Corporation menjual 95,66 juta saham di harga Rp 358. Selang sehari berikutnya, pada 12 Desember 2035, perusahaan melego 85 juta saham di harga Rp 366, menunjukkan adanya fluktuasi harga saham BUMI yang signifikan.
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 16.788 Per Dolar AS Hari Ini (29/12), Baht Ambles 1%
Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 16 Desember 2025, Chengdong Corporation melanjutkan penjualan 65 juta saham BUMI dengan harga Rp 347. Kemudian, pada 17 Desember 2025, tercatat penjualan 65,66 juta saham di harga Rp 352. Aksi pelepasan saham ini berlanjut pada 18 Desember 2025 dengan 25 juta saham BUMI di harga Rp 339. Puncaknya, transaksi penjualan kembali terjadi pada 19 Desember 2025 dan 22 Desember 2025, masing-masing sebanyak 25 juta saham dan 50,84 juta saham, menandai kelanjutan strategi divestasi Chengdong Corporation atas saham BUMI.




