Sinarmas Sekuritas kerek target harga saham RMK Energy (RMKE), ini alasannya

Hikma Lia

BANYU POS  JAKARTA. Sinarmas Sekuritas secara signifikan menaikkan target harga saham PT RMK Energy Tbk (RMKE) menjadi Rp 10.000 per saham. Keputusan ini diikuti dengan penegasan rekomendasi “beli” untuk saham emiten terkemuka di sektor penyedia logistik batubara tersebut.

Advertisements

Sebelumnya, Sinarmas Sekuritas telah menetapkan target harga RMKE di level Rp 6.700, yang kini telah tercapai. Pada penutupan perdagangan Jumat, 9 Januari 2026, saham RMKE mengukuhkan posisinya di angka Rp 6.725 per saham, sedikit melampaui target awal tersebut.

“Kenaikan target harga saham RMKE ini didorong oleh realisasi volume bongkar yang melampaui ekspektasi pada tahun 2025, serta panduan manajemen yang menargetkan volume hingga 15 juta ton pada tahun 2026,” demikian pernyataan Tim Riset Sinarmas Sekuritas dalam laporannya yang dirilis pada Jumat, 9 Januari 2025.

Incar Pertumbuhan Kinerja, Begini Strategi RMK Energy (RMKE) pada 2026

Advertisements

Melihat ke depan, Tim Riset Sinarmas Sekuritas meyakini bahwa RMKE memiliki posisi yang sangat kuat untuk mencapai target ambisius 20 juta ton pada tahun 2027. Keyakinan ini semakin diperkuat pasca-kebijakan pemerintah daerah Sumatra Selatan yang melarang pengangkutan batubara melalui jalan umum. Regulasi ini secara struktural mengalihkan volume pengiriman ke sistem logistik berbasis kereta api, sebuah segmen di mana RMKE memiliki keunggulan kapasitas yang tak terbantahkan.

“Larangan tersebut secara struktural mengalihkan volume ke logistik berbasis kereta api, di mana RMKE memiliki keunggulan kapasitas,” terang Tim Riset Sinarmas Sekuritas, menekankan dampak positif regulasi tersebut terhadap RMKE. Infrastruktur yang dimiliki RMKE dinilai memiliki kapasitas besar yang belum sepenuhnya terpakai atau sering disebut sebagai latent capacity. Ini berarti, perseroan mampu mengakomodasi pertumbuhan volume yang signifikan tanpa harus mengeluarkan belanja modal (capex) yang besar di masa mendatang.

Fasilitas Stasiun Simpang yang efisien, misalnya, dilengkapi dengan 5 jalur pembongkaran yang memiliki kapasitas terpasang mencapai 30 juta ton per tahun. Dengan realisasi volume bongkar sekitar 9 juta ton pada tahun 2025, tingkat utilisasi kapasitas saat ini baru mencapai 30%, menyisakan ruang besar untuk ekspansi.

  RMKE Chart by TradingView  

Selain itu, kapasitas angkutan melalui jalan khusus (hauling road) sepanjang 8 km milik RMKE mampu mengangkut sekitar 15,1 juta ton batubara per tahun. Angka ini sejalan dengan target ambisius manajemen untuk tahun 2026, menunjukkan kesiapan infrastruktur dalam mendukung pertumbuhan volume.

Simak Rekomendasi Saham RMK Energy (RMKE) di Tengah Tekanan Industri Batubara

Di Pelabuhan Musi 2, RMKE mengoperasikan 5 jalur conveyor belt yang dirancang untuk memuat hingga 32 juta ton batubara per tahun ke tongkang. Kapasitas masif ini selaras dengan kemampuan bongkar di stasiun, memastikan tidak adanya hambatan (bottleneck) dalam seluruh rantai pasok logistik batubara RMKE.

“Dengan visibilitas volume yang kuat, leverage operasional yang berkelanjutan, serta dukungan regulasi yang positif, kami melihat potensi kenaikan lanjutan pada harga saham RMKE,” pungkas Tim Riset Sinarmas Sekuritas, menggarisbawahi prospek cerah bagi investasi di saham RMKE.

Advertisements

Also Read

Tags