Laba Bukit Uluwatu Villa (BUVA) naik jadi Rp 99,19 miliar sepanjang 2025

Hikma Lia

BANYU POS JAKARTA. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) berhasil mencatatkan kinerja keuangan yang impresif sepanjang tahun buku 2025. Perusahaan yang bergerak di bidang properti dan perhotelan ini sukses membukukan peningkatan signifikan pada berbagai pos keuangan, mulai dari pendapatan hingga laba bersih.

Advertisements

Sepanjang 2025, pendapatan BUVA mencapai Rp 375,58 miliar, melonjak 5,72% dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 355,25 miliar. Kenaikan pendapatan ini mengukuhkan pertumbuhan bisnis perseroan di sektornya.

Kontribusi terbesar terhadap pendapatan perseroan berasal dari segmen kamar, yang menyumbang Rp 229,18 miliar. Selanjutnya, segmen makanan dan minuman memberikan kontribusi Rp 117,73 miliar. Sementara itu, segmen spa mencatat pemasukan Rp 12,98 miliar, dan segmen lainnya menyumbang Rp 15,68 miliar.

Seiring dengan peningkatan omzet, beban pokok pendapatan perseroan juga mengalami kenaikan dari Rp 104,47 miliar menjadi Rp 112,55 miliar pada tahun 2025. Meskipun demikian, kenaikan pendapatan yang lebih tinggi mampu menjaga margin profitabilitas.

Advertisements

Alhasil, laba bruto BUVA turut menguat menjadi Rp 263,02 miliar di tahun 2025, melonjak 4,88% secara tahunan (year on year/YoY) dari Rp 250,78 miliar pada periode sebelumnya. Angka ini mencerminkan efisiensi operasional yang terjaga dengan baik.

Pencapaian paling menonjol terlihat pada laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk. BUVA sukses membukukan laba sebesar Rp 99,19 miliar tahun lalu, sebuah lonjakan fantastis sebesar 1.073,12% YoY dari hanya Rp 8,45 miliar di tahun 2024. Peningkatan dramatis ini menjadi bukti keberhasilan strategi dan manajemen perseroan.

Salah satu pendorong utama di balik melesatnya laba bersih ini adalah perolehan positif dari pos bagian laba neto pada entitas asosiasi. Pos ini mencatatkan keuntungan Rp 79,41 miliar di 2025, berbalik arah secara signifikan dari kerugian Rp 9,91 miliar yang dicatat pada pos yang sama di tahun 2024.

Mengiringi kinerja keuangan yang cemerlang tersebut, laba per saham dasar BUVA juga melonjak signifikan. Laba per saham dasar tercatat Rp 4,03 di tahun 2025, jauh lebih tinggi dibandingkan Rp 0,41 pada tahun sebelumnya, mencerminkan peningkatan nilai yang substansial bagi para pemegang saham.

Pada akhir tahun 2025, kondisi keuangan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk semakin solid. Per 31 Desember 2025, total aset BUVA mencapai Rp 2,60 triliun, meningkat substansial dari Rp 2,11 triliun per 31 Desember 2024. Di sisi lain, total liabilitas perseroan berhasil ditekan menjadi Rp 556,12 miliar, turun signifikan dari Rp 766,59 miliar pada akhir Desember 2024. Penurunan liabilitas ini menunjukkan manajemen utang yang efektif. Sebaliknya, total ekuitas menguat menjadi Rp 2,05 triliun di akhir 2025, naik dari Rp 1,35 triliun di akhir tahun 2024, semakin memperkuat struktur modal perusahaan.

Untuk mendukung operasional dan investasi, kas dan setara kas BUVA di akhir Desember 2025 tercatat sebesar Rp 285,25 miliar, meningkat dari Rp 248,9 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya. Ketersediaan kas yang lebih tinggi ini memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar bagi perseroan dalam menjalankan strategi bisnis ke depan.

Advertisements

Also Read

Tags